Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Legenda dan Filosofi di Balik Kue Keranjang, Sajian Khas Imlek

Desi Rossilawati
Rabu, 29 Januari 2025 | 00:45 WIB
Bagikan
Legenda dan Filosofi di Balik Kue Keranjang, Sajian Khas Imlek
VISI.NEWS | BANDUNG - Kue keranjang atau nian gao adalah makanan tradisional yang identik dengan perayaan Imlek. Terbuat dari tepung ketan, air, dan gula, kue ini memiliki tekstur lengket yang menyerupai dodol. Setiap akhir tahun Dewa Dapur dikisahkan menyampaikan laporan tahunan kepada Kaisar Giok tentang rumah tangga yang dia awasi menurut legenda yang dikutip dari China Highlights Senin (27/1/2025). Untuk mencegah laporan buruk, masyarakat menyajikan kue keranjang agar mulut sang dewa ‘tertutup’ oleh tekstur lengketnya. Cerita lain menyebutkan bahwa kue keranjang sudah dikenal sejak 2000 tahun lalu. Setelah Kalender China diperkenalkan pada Dinasti Zhou, masyarakat mulai mempersembahkan nian gao sebagai sesaji untuk dewa dan leluhur mereka. Pada Dinasti Tang, nian gao mulai dikonsumsi selama Festival Musim Semi. Tradisi ini terus berkembang, hingga pada Dinasti Qing kue tersebut menjadi makanan ringan yang dikonsumsi sepanjang tahun, meski tetap menjadi suguhan utama saat Imlek. Secara simbolis, kue keranjang melambangkan kemakmuran dan peningkatan diri. Nama ‘nian gao’ terdengar mirip dengan frasa ‘semakin tinggi dari tahun ke tahun,’ yang menjadi harapan akan kesuksesan dalam pekerjaan, bisnis, keluarga, dan pendidikan. Selama Imlek, kue keranjang dipercaya dapat mempererat hubungan keluarga dan menghindari ucapan buruk saat makan bersama. Karena maknanya yang sarat simbol keberuntungan, penjualan kue keranjang pun melonjak tajam setiap Tahun Baru China. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.