Lebih dari 400 Orang Ditangkap di Istanbul Saat Polisi Gempur Demonstrasi May Day
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 2 Mei 2025 | 22:30 WIB
VISI.NEWS | TURKI - Polisi Turki menangkap lebih dari 400 orang pada Kamis (1/5/2025) waktu setempat dalam upaya besar-besaran untuk mencegah aksi unjuk rasa Hari Buruh (May Day) di Istanbul. Pemerintah Turki mengerahkan lebih dari 50.000 petugas polisi, sementara sistem transportasi kota, termasuk metro, bus, dan feri, dihentikan sebagai bagian dari operasi keamanan.
Penangkapan tersebut terjadi di tengah ketegangan antara pemerintah dan oposisi utama Partai Rakyat Republik (CHP), yang terlibat dalam perseteruan dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan. Ketegangan ini dipicu oleh penahanan Ekrem Imamoglu, wali kota Istanbul dan calon presiden yang menjadi saingan kuat Erdogan.
Pada hari sebelumnya, polisi juga menangkap sekitar 100 orang yang diduga berencana menggelar demonstrasi di Lapangan Taksim, yang telah dilarang untuk aksi unjuk rasa sejak 2013. Menteri Dalam Negeri Turki, Ali Yerlikaya, menyatakan jumlahnya mencapai 407 orang yang ditangkap.
Selain itu, kelompok hak asasi manusia Amnesty International mengecam larangan aksi May Day di Taksim dan mendesak agar pembatasan itu segera dicabut, menyebut alasan yang diberikan oleh otoritas Turki sebagai 'palsu'. Setiap tahun, Lapangan Taksim ditutup dengan pembatas logam dan dijaga ketat oleh polisi selama perayaan Hari Buruh. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!