Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Latihan Gabungan AS-Korsel Berujung Malapetaka, Bom Jatuh ke Permukiman

Desi Rossilawati
Jumat, 7 Maret 2025 | 22:30 WIB
Bagikan
Latihan Gabungan AS-Korsel Berujung Malapetaka, Bom Jatuh ke Permukiman
VISI.NEWS | KORSEL - Sebuah jet tempur KF-16 milik Korea Selatan secara tidak sengaja menjatuhkan delapan bom MK-82 ke permukiman warga di Kota Pocheon saat latihan tembak bersama pasukan Amerika Serikat, Kamis (6/3/2025). Ledakan bom tersebut menghantam dua rumah, sebuah gereja, dan satu truk, menyebabkan 15 warga sipil terluka, dengan dua di antaranya mengalami luka serius. Rekaman yang beredar di media lokal menunjukkan asap tebal membumbung tinggi dari area pedesaan yang terkena serangan, memperlihatkan skala kerusakan yang terjadi. "Lokasi kejadian sangat kacau, mirip dengan medan perang," ujar Wali Kota Pocheon, Baek Young-hyun, dalam pernyataan yang disiarkan di televisi. Menurut Kementerian Pertahanan Korea Selatan, penyelidikan awal mengungkap bahwa insiden ini terjadi akibat kesalahan koordinat pengeboman yang dimasukkan oleh pilot. Sebagai respons, militer Korea Selatan menangguhkan semua latihan tembak hingga investigasi selesai. Selain itu, Angkatan Udara Korsel berjanji akan memberikan kompensasi kepada warga terdampak serta menyampaikan permintaan maaf atas insiden ini. Latihan gabungan ini merupakan bagian dari Freedom Shield, sebuah latihan tahunan antara AS dan Korea Selatan yang dijadwalkan berlangsung dari 10 hingga 20 Maret 2025. Latihan ini sering memicu reaksi keras dari Korea Utara, yang menganggapnya sebagai bentuk provokasi. Pemimpin Korut, Kim Jong Un, sebelumnya telah menuduh AS dan Korea Selatan sebagai pihak yang meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.