IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

LAN Dorong Penguatan Mutu Pelatihan ASN, Target 90 Persen Aparatur Melek Digital pada 2029

Desi Rossilawati
Senin, 6 Oktober 2025 | 09:18 WIB
Bagikan
LAN Dorong Penguatan Mutu Pelatihan ASN, Target 90 Persen Aparatur Melek Digital pada 2029

VISI.NEWS | BANDUNG - Upaya peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih menghadapi sejumlah kendala, terutama dalam mengejar target 90% ASN melek digital pada 2029.

Lembaga Administrasi Negara (LAN) berkomitmen memperkuat sistem penjaminan mutu pelatihan untuk memastikan pembelajaran ASN benar-benar berdampak pada kinerja organisasi dan pembangunan nasional.

Budaya belajar yang belum tumbuh kuat di setiap organisasi pemerintah, sistem yang berjalan sendiri-sendiri, hingga keterbatasan sumber daya membuat upaya peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) belum optimal untuk memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional. Lembaga Administrasi Negara (LAN) tak mau tinggal diam melihat hal ini. LAN akan mengambil langkah strategis sebagaimana amanah dari Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, untuk melakukan pengendalian dan pelaksanaan kebijakan teknis pengembangan kapasitas dan pembelajaran ASN.

Direktur Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas LAN Erfi Muthmainah mengatakan UU ASN telah menegaskan pentingnya sistem penjaminan mutu dalam pelaksanaan pengembangan kapasitas ASN, hal ini tercantum dalam dalam Pasal 26 ayat (3) yang menyebutkan bahwa pengendalian atas pelaksanaan kebijakan teknis pengembangan kapasitas dan pembelajaran ASN dilakukan melalui penjaminan mutu pelatihan ASN.

Dalam konteks penjaminan mutu ini, LAN menekankan bahwa mutu pembelajaran harus diarahkan untuk mendukung pencapaian kinerja organisasi. Standar kurikulum, proses, instruktur, serta evaluasi pelatihan harus jelas dan konsisten. "Selain itu, lembaga pelatihan didorong untuk mendorong kolaborasi antar instansi, memanfaatkan teknologi digital, dan memperluas praktik baik melalui ekosistem pembelajaran ASN," jelas Erfi dikutip dalam keterangannya, Senin (6/10/2025). Erfi juga menegaskan lembaga pelatihan tidak boleh hanya menjalankan pelatihan sebagai syarat administratif, tetapi harus menjadi learning organization dengan budaya mutu. Oleh karena itu, Corporate University hadir untuk memastikan pembelajaran ASN fokus pada outcome, memberikan dampak nyata, serta meningkatkan kinerja organisasi dan nasional. "Ke depan, manajemen mutu lembaga pelatihan akan diarahkan untuk menjamin pengembangan kompetensi ASN sesuai standar nasional. Hal ini dilakukan dengan menyusun instrumen atau mekanisme monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut program, serta memastikan siklus mutu berjalan secara berkelanjutan," jelas Erfi. Erfi yakin dengan langkah strategis tersebut, LAN menargetkan terwujudnya lembaga pelatihan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing dengan indikator RPJMN mewujudkan 90% ASN melek digital pada tahun 2029 serta mewujudkan 85% tata kelola kualitas kebijakan instansi pemerintah dengan kategori baik pada tahun 2029. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.