Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Lama Menghilang, Seorang Lansia di Sukabumi Ditemukan Tinggal Kerangka

Desi Rossilawati
Selasa, 3 Februari 2026 | 14:35 WIB
Bagikan
Lama Menghilang, Seorang Lansia di Sukabumi Ditemukan Tinggal Kerangka

VISI.NEWS | SUKABUMI - Seorang warga Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, berinisial U ditemukan sudah menjadi tulang belulang pada Senin (2/2/2026) pagi. Kerangka itu ditemukan oleh seorang warga setempat.

Kepala Desa Cihaur Asep Permadi menuturkan U merupakan warga Kampung Cipari yang hilang selama dua bulan 20 hari. Menurut dia, warganya itu merupakan pria lanjut usia yang diperkirakan umurnya sekitar 80 tahun.

“Semenjak hilang keluarga serta warga terus melakukan pencarian, namun tidak ketemu,” kata Asep kepada visi.news, Selasa (3/2/2026).

Lebih lanjut Asep mengatakan saat itu warga sedang menggali makam dan salah seorang dari mereka mencari pohon pisang untuk penyangga tanah makam yang selanjutnya menemukan tulang belulang tersebut. Kejadian ini selanjutnya diumumkan kepada warga, kabar itu pun sampai kepada pihak keluarga yang datang untuk memeriksa.

Asep menuturkan pihak keluarga meyakini bahwa kerangka itu adalah kerangka U karena mengenali baju dan celana. Karena sehari sebelum hilang, pihak keluarga yang memakaikan pakaian tersebut.

”Dikenali dari baju dan celana, karena memang satu hari mau hilang itu, dipakaikan pakaian yang itu. Jadi diakui oleh pihak keluarga yang kehilangan bahwa itu adalah orangtuanya yang dulu hilang,” ujar Asep.

Lokasi penemuan kerangka merupakan kebun yang ditumbuhi semak belukar dan masih berada di wilayah Kampung Cipari, sekitar 800 meter dari kawasan permukiman warga. Tak jauh dari sana, terdapat area pemakaman dengan jarak kurang lebih 15 meter, namun tempat ditemukannya kerangka tersebut diketahui jarang dilalui atau didatangi warga.

Selanjutnya pihak keluarga membawa kerangka tersebut untuk dilakukan pemulasaraan lalu dimakamkan. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.