Kunjungi Desa Mekarmanik, Bupati Bandung Ungkap Sudah 50 Mahasiswa Menerima Program Besti
VISI.NEWS | CIMENYAN - Untuk yang ke 15 kalinya, dalam rangkaian program Bunga Desa (Bupati Ngamumule Desa), Bupati Bandung beserta rombongan mengunjungi Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kamis (20/10/22).
Di desa tersebut, Bupati HM Dadang Supriatna melaksanakan program Buku Sekolah (Bupati Kunjungan ke Sekolah) di SDN Arcamanik 3 Desa Mekarmanik.
Kegiatan tersebut dilakukannya dalam upaya penguatan profil pelajar yang memahami Pancasila, penguatan budaya dan bahasa Sunda serta program sekolah mengaji yang merupakan tiga muatan lokal di Kabupaten Bandung.
Saat melaksanakan Program Buku Sekolah, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung H. Ruli Hadiana dan melakukan interaksi langsung dengan para siswa SD, SMP, ustadz/ustadzah, kepala sekolah/guru PAUD, SD, SMP, Pramuka, dan sejumlah pihak lainnya.
Dalam diskusinya dengan para pengajar, seorang ustadzah dengan lugas mengungkapkan rasa syukurnya, ketika menjadi guru ngaji di sekolah dan mendapatkan uang insentif. Di samping itu, Bupati Bandung juga mendengar langsung apa yang menjadi harapan sejumlah kepala sekolah dan para guru dalam kegiatan belajar mengajar. Di antaranya peningkatan infrastruktur sekolah dan sanitasi.
"Kita juga memiliki program Besti, yaitu Beasiswa ti Bupati Bandung. Sudah ada 50 mahasiswa yang menerima program Besti tahun ini. Nanti tahun depan akan lebih banyak lagi program Besti untuk warga Kabupaten Bandung yang ingin melanjutkan kuliah," ujarnya.
Dadang Supriatna mengatakan, dengan adanya tiga muatan lokal yang disosialisasikan kepada para siswa maupun para kepala sekolah itu untuk pembentukan karakter anak-anak saat berada di sekolah maupun rumah.
"Ini dalam upaya mendidik anak-anak berakhlakul karimah. Tiga muatan lokal ini bisa dilaksanakan di sekolah, jika mengalami kekurangan guru ngaji, dengan menerapkan tiga muatan lokal di sekolah diharapkan anak-anak terhindar dari berbuat tidak baik melakukan tindak pidana atau kriminalitas.
"Makanya, ayo kita kompak untuk menerapkan tiga muatan lokal pendidikan tersebut. Bagaimana memahami pendidikan tiga muatan lokal tersebut, supaya anak-anak kita berakhlak mulia dan menjadi bangsa yang berkarakter," Tegasnya.@gustav
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!