Kunjungan Ratu Máxima ke Indonesia: Fokus pada Inklusi Keuangan dan Ketahanan Finansial
ED
Editor
M Purnama Alam
Kamis, 27 November 2025 | 15:43 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan Ratu Máxima dari Belanda di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 27 November 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda kerja Ratu Máxima dalam kapasitasnya sebagai United Nations Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health. Dalam pertemuan tersebut, fokus utama yang dibahas adalah inklusi keuangan dan penguatan ketahanan finansial masyarakat.
Pada pukul 12.00 WIB, iring-iringan kendaraan Ratu Máxima memasuki halaman Istana Merdeka. Penyambutan berlangsung dengan penuh kehormatan, dimulai dengan pasukan jajar kehormatan yang siap menyambut kedatangan Ratu Máxima. Suasana semakin meriah dengan penampilan Tari Indang dari Sumatera Barat, yang dibawakan oleh 12 penari dan pemusik. Tarian tersebut menambah nuansa budaya Nusantara yang dinamis di halaman istana, memberikan sambutan hangat bagi tamu terhormat.
Begitu turun dari kendaraan, Ratu Máxima langsung disambut oleh Presiden Prabowo Subianto. Kedua pemimpin tampak saling berjabat tangan dan bertukar salam hangat, sebelum Presiden Prabowo mengajak Ratu Máxima untuk menyaksikan pertunjukan Tari Indang yang tengah berlangsung. Ratu Máxima tampak mengapresiasi penampilan tersebut dengan senyum dan gestur penghargaan kepada para penari yang telah tampil dengan penuh semangat.
Setelah prosesi penyambutan, Presiden Prabowo mengajak Ratu Máxima dan rombongan untuk menaiki tangga Istana Merdeka. Di beranda utama, Presiden Prabowo memperkenalkan anggota-anggota delegasi Indonesia yang turut hadir dalam kesempatan tersebut. Beberapa tokoh penting yang hadir di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta para pejabat senior lainnya yang turut mendukung agenda kunjungan ini.
Setelah sesi perkenalan tersebut, keduanya melanjutkan agenda ke ruang kredensial untuk melakukan sesi foto bersama. Suasana pertemuan terasa semakin akrab dan produktif saat Ratu Máxima dan Presiden Prabowo bertukar pandangan di ruang kerja Presiden. Pembicaraan berfokus pada berbagai isu yang menjadi perhatian utama dalam misi UNSGSA, khususnya terkait dengan pemajuan inklusi keuangan di Indonesia dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Agenda dilanjutkan dengan pertemuan bilateral dalam format *working lunch* yang berlangsung di ruang oval Istana Merdeka. Pertemuan ini berlangsung secara konstruktif, dengan kedua belah pihak membahas peluang kolaborasi strategis untuk memajukan ekosistem inklusi keuangan yang berkelanjutan. Diskusi tersebut meliputi berbagai aspek penting, seperti akses ke layanan keuangan, penguatan ketahanan finansial, dan pemanfaatan teknologi digital dalam sektor keuangan.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen untuk memperkuat arsitektur keuangan inklusif yang sehat, guna memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama dalam mendukung sektor UMKM, pekerja, dan pengembangan sektor keuangan digital. Ratu Máxima pun menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif Indonesia untuk mempercepat transformasi sektor keuangan ini.
Kunjungan ini juga diharapkan dapat mempercepat pengembangan sektor keuangan digital, meningkatkan inklusi kredit untuk pekerja dan UMKM, serta memperluas akses perumahan yang layak. Selain itu, pertemuan ini juga membahas perlindungan konsumen terhadap penipuan finansial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Dengan adanya kerjasama ini, Indonesia dan Belanda berharap dapat menciptakan sistem keuangan yang lebih inklusif dan tangguh di masa depan.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!