KTT Masa Depan akan Diselenggarakan Bulan Ini, Berikut Hal-hal yang Perlu Diketahui
Oleh Alyson Marks
- Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDSN), dan tim redaksi 360info
DENGAN hanya enam tahun tersisa untuk memenuhi tenggat waktu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa, dunia belum berada di jalur yang tepat untuk memenuhi target tersebut. Pandemi Covid-19, meningkatnya konflik, dan meningkatnya kekacauan iklim telah sangat menghambat kemajuan.
Untuk kembali ke jalur yang benar, dunia membutuhkan investasi besar-besaran dalam pembangunan berkelanjutan, serta tindakan yang dipercepat di beberapa bidang penting, termasuk perubahan iklim, perdamaian dan keamanan, serta kesenjangan antarnegara, seperti yang ditemukan dalam Laporan Pembangunan Berkelanjutan 2024 terkini.
Untuk mengatasi tantangan akut ini, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres telah menyerukan KTT Masa Depan di Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York pada tanggal 22-23 September.
Dengan tema "Solusi multilateral untuk masa depan yang lebih baik", pertemuan puncak tersebut akan mempertemukan negara-negara anggota dan badan-badan PBB, lembaga-lembaga akademis, organisasi non-pemerintah, organisasi masyarakat sipil, sektor swasta, dan kaum muda.
Umat manusia menghadapi serangkaian tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang hanya dapat dipecahkan melalui kerja sama global, yang juga dikenal sebagai multilateralisme. Selama pertemuan puncak tersebut, para peserta akan secara kolektif membentuk konsensus global baru tentang seperti apa masa depan kita nantinya — dan apa yang dapat kita lakukan saat ini untuk mengamankannya.
Pertemuan puncak tersebut akan berfokus pada lima bidang inti: pembangunan dan pembiayaan berkelanjutan; perdamaian dan keamanan internasional; pengembangan kerja sama digital dan pengendalian teknologi baru, seperti kecerdasan buatan; pemberdayaan kaum muda dan generasi mendatang; dan reformasi arsitektur PBB.
Dalam pembangunan berkelanjutan, tantangan utamanya adalah mengamankan pembiayaan global. Bagaimanapun, mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan akan membutuhkan investasi publik yang cukup besar.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!