KT&G Mulai Bimbing Peserta "Pusat Pelatihan Kejuruan" Angkatan Keenam, Membantu Masyarakat Kurang Mampu dan Komunitas Lokal

ED
Selasa, 12 Juli 2022 | 15:28 WIB
Bagikan
KT&G Mulai Bimbing Peserta "Pusat Pelatihan Kejuruan" Angkatan Keenam, Membantu Masyarakat Kurang Mampu dan Komunitas Lokal

"Pusat Pelatihan Kejuruan KT&G Indonesia" mulai membimbing peserta angkatan keenam tentang teknologi menjahit pada 4 Juli. Keberhasilan program ini menjadi buah bibir di tengah komunitas lokal, dan popularitas teknologi menjahit pun semakin meningkat. Bahkan, jumlah peserta, 216 orang dari angkatan kelima, telah bertambah menjadi 391 orang pada angkatan keenam. Maka, minat komunitas lokal terhadap "Pusat Pelatihan Kejuruan" terus meningkat. Untuk peserta angkatan ketujuh, "Pusat Pelatihan Kejuruan" ini ingin mengadakan kursus dengan materi pembahasan yang mendalam, serta memilih peserta dari angkatan pertama hingga keenam.

Seorang eksekutif KT&G berkata, "Selain mengelola lokasi bisnis di Indonesia, kami terus menjalin komunikasi dengan komunitas setempat dan berkontribusi terhadap perkembangan mereka. Ke depan, kami akan selalu mendukung kemandirian ekonomi masyarakat kurang mampu di Indonesia melalui beragam kanal selain 'Pusat Pelatihan Kejuruan'."

'KT&G Sangsang Univ' Membantu Generasi Muda Meningkatkan Peluang Mencari Kerja KT&G tak hanya membantu masyarakat kurang mampu, namun juga generasi muda di Indonesia untuk meningkatkan keahlian kerja. Secara khusus, kanak kontribusi sosial KT&G, yakni KT&G Sangsang Univ Indonesia, menawarkan berbagai jenis program edukasi gratis yang disebut "Kelas" bagi mahasiswa. Sebagian porsi dari kelas tersebut melatih keahlian mencari kerja, seperti wawancara kerja dan menulis surat lamaran kerja. Upaya ini bertujuan meningkatkan peluang generasi muda dalam mencari kerja. Seluruh "Kelas" bersifat gratis dan terbuka bagi seluruh mahasiswa Indonesia. Informasi terbaru tentang "Kelas" ini tersedia di Instagram KT&G Sangsang Univ Indonesia (sangsangunivid) dan Facebook (Sangsang Univ Indonesia).

KT&G adalah perusahaan tembakau terbesar kelima di dunia berdasarkan pangsa pasar dan volume penjualan. KT&G mengekspor produknya ke 120 negara. KT&G merambah pasar Indonesia pada 2011 saat mengambil alih Trisakti yang kala itu merupakan produsen tembakau terbesar keenam di Indonesia. Lalu, pada Februari 2013, KT&G mendirikan sebuah perusahaan yang mengelola distribusi dan logistik di Indonesia, yakni PT KT&G Indonesia. Sejak 2016, KT&G telah membuka lapangan pekerjaan di Indonesia dan mempekerjakan sekitar 900 tenaga kerja baru setiap tahun. Secara kumulatif, KT&G telah mempekerjakan 4.800 orang di Indonesia.@mpa

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.