Kronologi Bayi Nyaris Tertukar Versi RSHS: Berawal Salah Serah
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) atau RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung./visi.news/ist.
"Dengan demikian kami berpandangan masalah ini sebenarnya sudah selesai melalui penjelasan dari petugas kami di ruangan NHCU," ujarnya. "Petugas kami sudah minta maaf atas ketidaknyamanan tersebut," tambahnya. Meski pihaknya sudah menganggap kejadian yang menimpa Nina selesai, di hari yang sama setelah Nina pulang ke rumahnya, ia memviralkan pengalaman yang menimpanya di media sosial TikTok miliknya. "Bahwa pada 8 April 2026 telah beredar video di platform di mana Ny NS mengeluhkan pelayanan di RSHS. Dengan adanya video tersebut RSHS membuat tim dan berkoordinasi dengan Ny NS pada tanggal 9 April 2026. Dalam pertemuan tersebut Ny NS mengucapkan kepada RSHS, atas pelayanan yang telah diberikan. Karena tidak ada hal yang disampaikan kami berkesimpulan permasalahan ini selesai secara kekeluargaan," jelasnya.
Terkait kecurigaan publik atas dugaan praktik jual beli bayi di RSHS, Rachim menegaskan bahwa hal itu tidak terjadi. "Dalam kaitannya dengan isu yang beredar terkait praktek ilegal ataupun lainnya itu tidak benar. Pada prinsipnya kami sambut baik keluhan, masukan dan harapan dari masyarakat luas sebagai proses evaluasi dan peningkatan kemampuan dalam memberikan pelayanan yang profesional di RSHS," tegasnya. Rachim juga mengatakan bahwa petugas pelayanan tersebut sudah dibebastugaskan.
"Petugas kami sudah dinonaktifkan dan kami juga sudah laporkan kejadian ini ke Kementerian Kesehatan, kami sangat terbuka untuk arahan lebih lanjut untuk peningkatan pelayanan di RSHS," pungkasnya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!