KOTRA Mengajak Perusahaan Indonesia Untuk Meningkatkan Kerjasama Ekonomi
Lee Jang-hee optimis IK CEPA akan melahirkan sistem kerjasama yang lebih dalam di tengah ketidakpastian ekonomi global seperti ancaman inflasi, disrupsi rantai pasok, perang dagang, dan konflik geopolitik. Korea Selatan mengeliminasi sebanyak 95.5% dari pos tarif yang mewakili 97.3% nilai impor dari Indonesia. Pada saat yang sama, Indonesia juga memangkas 93.0% pos tarif yang mewakili 97.0% impor dari Korea Selatan.
"Korea Selatan akan melanjutkan kolaborasi yang melibatkan industri dengan teknologi tinggi seperti kendaraan listrik dan baterai sekunder sebagai bagian dari Environmental Social Governance (ESG) untuk mendukung kebijakan keberlanjutan Indonesia," tambah Lee.
Indonesia merupakan salah satu mitra penting bagi Korea Selatan, khususnya di kawasan ASEAN. Nilai perdagangan Korea Selatan dan Indonesia tercatat sebesar USD 15.3 miliar untuk periode Januari hingga Juli 2022. Angka tersebut tumbuh 49.3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni USD 10.2 miliar. Pencapaian tersebut membuat Indonesia menjadi negara ASEAN sebagai partner dengan nilai perdagangan terbesar kedua dengan Korea Selatan. Komoditas utama yang yang diperdagangkan kedua negara tersebut adalah (1) bahan bakar mineral, minyak mineral dan produk; (2) mesin dan peralatan listrik; (3) besi dan baja; (4) bijih, terak, dan abu; dan (5) plastik.
Tentang Indonesia-Korea Future Industry Business Plaza 2022:
Forum Kerjasama Industri Masa Depan dibagi menjadi tiga sesi. Tema sesi pertama adalah respon iklim untuk ekonomi yang berkelanjutan. Tiga pembicara akan dihadirkan pada sesi ini: (1) Yahya Rachman Hidayat, Pelaksana Direktur Energi, Sumber Daya Mineral, dan Pertambangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional; (2) Taeyoung Kim, Presiden Direktur, PT Prism Nusantara International (anak perusahaan SK E&S); dan (3) Onasis Wahju, Direktur, CJ Indonesia Group. Diskusi akan berlanjut pada sesi kedua dengan Jowel Tacata, Presiden Direktur IQVIA Indonesia, dengan tema industri perawatan kesehatan pasca pandemi di Indonesia. Iwan Setiawan, CEO Marketeers, akan menjadi pembicara pada sesi terakhir Indonesia-Korea Future Industry Cooperation 2022.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!