Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Korea Utara Provokasi Korea Selatan dengan Mengganggu Sinyal GPS Pesawat dan Kapal Laut

Desi Rossilawati
Minggu, 10 November 2024 | 00:10 WIB
Bagikan
Korea Utara Provokasi Korea Selatan dengan Mengganggu Sinyal GPS Pesawat dan Kapal Laut
VISI.NEWS | KORSEL - Korea Utara (Korut) kembali melakukan provokasi terhadap Korea Selatan (Korsel) dengan mengganggu sinyal GPS, yang berdampak pada operasi kapal laut dan pesawat terbang di wilayah Laut Barat. Gangguan sinyal GPS ini terjadi pada Jumat (8/11/2024) dan Sabtu (9/11/2024), yang membuat Korea Selatan (Korsel) memperingatkan kapal laut dan pesawat terbang di daerah tersebut untuk lebih berhati-hati. Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) menanggapi tindakan ini dengan mendesak Korea Utara agar segera menghentikan provokasi tersebut, serta menegaskan bahwa Korut akan dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya. Gangguan GPS ini terjadi di tengah ketegangan yang meningkat antara kedua negara. Sebelumnya, Korea Selatan menanggapi uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Korea Utara pada Jumat (8/11/2024) dengan menembakkan rudal balistik ke Laut Barat sebagai bentuk peringatan. JCS menyatakan tembakan rudal tersebut menunjukkan kesiapan dan komitmen Korea Selatan untuk merespons provokasi Korea Utara dengan serangan presisi jika diperlukan. Ketegangan ini dipicu oleh uji coba ICBM paling canggih yang dilakukan oleh Korea Utara pekan lalu, serta sejumlah peluncuran rudal balistik jarak pendek dalam latihan terpisah selama dua pekan terakhir. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.