IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Kontroversi VAR Warnai Imbang Atletico vs Arsenal

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 10:19 WIB
Bagikan
Kontroversi VAR Warnai Imbang Atletico vs Arsenal

Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone./visi.news/sky sports.

VISI.NEWS | BANDUNG - Laga leg pertama semifinal Liga Champions antara Atletico Madrid dan Arsenal di Stadion Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB, tidak hanya berakhir dengan skor imbang 1-1, tetapi juga diwarnai kontroversi penggunaan VAR yang memicu perdebatan luas di dunia sepakbola.

Arsenal sempat unggul lebih dulu pada babak pertama melalui eksekusi penalti Viktor Gyokeres. Sementara itu, Atletico Madrid berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua lewat penalti Julian Alvarez, membuat pertandingan berjalan semakin ketat hingga menit akhir.

Namun, sorotan utama terjadi pada menit ke-78 ketika Arsenal kembali mendapatkan peluang emas dari titik putih. Wasit Danny Makkelie awalnya menunjuk titik penalti setelah Eberechi Eze dijatuhkan oleh David Hancko di kotak terlarang. Keputusan tersebut kemudian ditinjau ulang melalui VAR di pinggir lapangan.

Situasi menjadi semakin panas ketika pelatih Atletico Madrid Diego Simeone terlihat keluar dari area teknis dan meluapkan protes keras kepada wasit yang sedang memeriksa tayangan ulang. Aksi emosional Simeone itu menjadi perhatian karena dinilai ikut memengaruhi atmosfer pengambilan keputusan di lapangan.

Setelah meninjau VAR, wasit akhirnya membatalkan keputusan penalti untuk Arsenal. Keputusan tersebut membuat peluang The Gunners untuk menambah gol dari titik putih pun sirna, dan pertandingan tetap berakhir tanpa tambahan gol hingga peluit panjang dibunyikan.

Keputusan ini langsung memicu kritik dari berbagai pihak, salah satunya datang dari legenda Arsenal Martin Keown. Ia menilai situasi tersebut menunjukkan adanya masalah dalam penerapan VAR yang seharusnya hanya digunakan untuk kesalahan yang sangat jelas.

“Saya sama sekali tidak berpikir itu adalah kesalahan yang jelas dan nyata yang perlu dibatalkan. Bukan itu tujuan VAR, bukan itu alasan VAR diperkenalkan. Wasit seharusnya diizinkan untuk membuat keputusan dan VAR terlalu ikut campur,” kata Keown, dikutip dari BBC.

Ia juga menyoroti momen ketika Simeone terlihat berada di dekat situasi pemeriksaan VAR. Menurutnya, hal itu memberi tekanan tambahan kepada wasit dalam mengambil keputusan akhir.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.