Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Konflik Thailand-Kamboja: Akar Sengketa dan Korban di Perbatasan

Desi Rossilawati
Jumat, 25 Juli 2025 | 19:00 WIB
Bagikan
Konflik Thailand-Kamboja: Akar Sengketa dan Korban di Perbatasan
VISI.NEWS | BANDUNG - Hubungan antara Thailand dan Kamboja sejak lama diwarnai ketegangan dan konflik, terutama akibat sengketa wilayah perbatasan yang panjang dan dipenuhi hutan lebat. Meskipun beberapa kali mereda, akar masalahnya belum pernah terselesaikan sepenuhnya. Perselisihan kedua negara bermula pada 1907 ketika koloni Prancis di Kamboja dan Kerajaan Siam (nama Thailand sebelum 1939) menandatangani perjanjian yang menetapkan batas sepanjang 500 mil di antara keduanya. Namun, peta yang digunakan saat itu berbeda dengan teks perjanjian, menempatkan Candi Preah Vihear—kuil abad ke-11 yang memiliki nilai sejarah dan spiritual bagi kedua negara—di dalam wilayah Kamboja (koloni Prancis). Pada masa Perang Dunia II, Thailand yang bersekutu dengan Jepang merebut Preah Vihear. Namun setelah Blok Poros kalah, Thailand mengembalikan candi tersebut kepada Kamboja yang saat itu masih berada di bawah kekuasaan Prancis. Setelah Kamboja merdeka pada 1954, Thailand kembali mengambil alih Preah Vihear. Kamboja lalu menggugat ke Mahkamah Internasional (ICJ), berpegang pada peta tahun 1907 sebagai bukti kedaulatan. Pada 1962, ICJ memutuskan bahwa Preah Vihear adalah milik sah Kamboja. Thailand menerima keputusan itu dan menarik pasukannya. Namun, ketegangan kembali muncul pada 2008 ketika bentrokan senjata pecah di sekitar Preah Vihear. Meski ICJ telah memutuskan kepemilikan candi kepada Kamboja, Thailand masih mengklaim sebagian wilayah sekitarnya. Bentrokan menewaskan sejumlah tentara dan warga sipil, namun ketegangan perlahan mereda berkat mediasi internasional. Konflik kembali memanas pada 2011, kali ini meluas hingga kompleks Candi Ta Muen Thom. Pertempuran yang terjadi selama beberapa hari menewaskan sekitar 40 orang. Kedua negara saling menuduh melanggar wilayah masing-masing. Meski demikian, tekanan ASEAN dan masyarakat internasional mendorong kedua negara melakukan pertemuan tingkat tinggi militer untuk menurunkan eskalasi. Selain konflik bersenjata, hubungan kedua negara juga diwarnai insiden hilangnya aktivis muda Thailand, Wanchalerm Satsaksit, di Phnom Penh. Dugaan penculikan oleh aparat menambah ketidakpercayaan publik dan memperburuk hubungan bilateral. Pada akhir 2024 hingga pertengahan 2025, ketegangan kembali meningkat. Kamboja menuduh Thailand sebagai pihak yang memicu konflik di kawasan perbatasan Ta Muen Thom. Pada Mei 2025, seorang tentara Kamboja tewas dalam bentrokan. Upaya dialog antara komandan militer sempat dilakukan, tetapi insiden ranjau yang melukai lima tentara Thailand pada Rabu (23/7/2025) memicu kemarahan dan memperluas skala pertempuran. Hingga Jumat (25/7/2025), Thailand melaporkan 15 orang tewas, sebagian besar warga sipil. Di pihak Kamboja, satu warga sipil turut dilaporkan meninggal dunia. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.