Konflik di Thailand Selatan, Serangan Bom dan Penembakan Tewaskan 5 Orang
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 10 Maret 2025 | 21:15 WIB
VISI.NEWS | THAILAND - Lima orang tewas dan sekitar 13 orang lainnya terluka dalam dua serangan terpisah di wilayah selatan Thailand, menurut laporan polisi setempat pada Minggu (9/3/2025).
Konflik bersenjata yang telah berlangsung sejak 2004 di provinsi-provinsi paling selatan Thailand terus menelan korban jiwa, dengan lebih dari 7.000 orang meninggal dunia. Kelompok pemberontak di wilayah mayoritas Muslim ini berjuang untuk mendapatkan otonomi lebih besar dari pemerintah Thailand.
Menurut laporan Kepolisian Provinsi Narathiwat, lebih dari 10 orang bersenjata melakukan serangan dengan menembaki area di luar kantor distrik Sungai Kolok, yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Serangan yang terjadi pada Sabtu (8/3/2025) sekitar pukul 19.00 waktu setempat ini juga melibatkan bahan peledak dan bom.
Dua relawan pertahanan yang sedang berjaga di lokasi tewas di tempat, sementara 12 orang lainnya terluka, termasuk empat warga sipil.
Di lokasi berbeda, serangan bom terjadi di Provinsi Pattani pada Sabtu malam (8/3/2025) sekitar pukul 23.00 waktu setempat. Bom pinggir jalan meledak dan menewaskan tiga orang, terdiri dari dua asisten desa dan seorang petugas keamanan yang sedang bertugas. Satu orang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden ini.
Wilayah selatan Thailand memiliki budaya dan sejarah yang berbeda dibandingkan dengan wilayah lainnya di negara tersebut, yang mayoritas beragama Buddha. Pemerintah Thailand telah menguasai wilayah ini selama lebih dari satu abad, namun ketegangan dengan kelompok separatis masih terus berlangsung.
Menyusul serangan ini, Perdana Menteri Thailand Paethongtarn Shinawatra mengumumkan bahwa jumlah pasukan keamanan akan ditingkatkan, terutama yang bertugas pada malam hari, untuk memperkuat pengamanan di wilayah selatan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!