Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kondisi Kemanusiaan Gaza Memburuk, Negosiasi Gencatan Senjata Masih Buntu

Desi Rossilawati
Selasa, 15 April 2025 | 21:15 WIB
Bagikan
Kondisi Kemanusiaan Gaza Memburuk, Negosiasi Gencatan Senjata Masih Buntu
VISI.NEWS | GAZA - Israel mengajukan tawaran gencatan senjata selama 45 hari kepada Hamas, dengan syarat setengah dari sandera yang masih ditahan di Gaza dibebaskan. Namun, dalam syaratnya, Israel juga meminta agar Hamas dan faksi bersenjata lainnya di Gaza melucuti senjata mereka, syarat yang langsung ditolak oleh pihak Hamas. "Usulan tersebut mencakup pelucutan senjata Hamas dan semua faksi bersenjata Palestina di Jalur Gaza sebagai syarat untuk mengakhiri perang secara permanen," kata pejabat itu. Seorang pejabat Hamas menyebut permintaan tersebut sebagai ‘garis merah’ yang tidak bisa dinegosiasikan. "Posisi Hamas dan faksi-faksi perlawanan adalah senjata perlawanan adalah garis merah dan tidak dapat dinegosiasikan," tegasnya. Tawaran dari Israel, yang disampaikan melalui mediator Mesir dan Qatar, juga mencakup masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza jika perjanjian awal disepakati. Hamas menyatakan sedang meninjau tawaran itu, namun dengan keberatan kuat terhadap syarat pelucutan senjata. Sementara itu, kondisi kemanusiaan di Gaza makin memburuk. PBB menyatakan krisis kali ini adalah yang terparah dalam 18 bulan terakhir. Rumah sakit kekurangan obat, air bersih, dan bahan bakar, sementara bantuan belum juga masuk secara signifikan. Pejabat senior Hamas, Taher al-Nunu, mengatakan mereka siap membebaskan seluruh sandera, tetapi hanya jika Israel bersedia benar-benar menghentikan perang. Ia juga menuding Israel tidak konsisten dalam menjalankan kesepakatan gencatan senjata sebelumnya. "Masalahnya bukan jumlah tawanan, melainkan pendudukan (Israel) mengingkari komitmennya, menghalangi pelaksanaan perjanjian gencatan senjata dan melanjutkan perang," ujarnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.