Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kondisi Elang Jawa yang Menabrak Kaca Jendela di Nagrak Sukabumi

Desi Rossilawati
Selasa, 3 Februari 2026 | 13:05 WIB
Bagikan
Kondisi Elang Jawa yang Menabrak Kaca Jendela di Nagrak Sukabumi

VISI.NEWS | SUKABUMI - Elang Jawa yang menabrak kaca jendela rumah di Kampung Nyangegeng, Desa Babakanpanjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, akan menjalani rehabilitasi.

Hal itu diungkapkan Polhut Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat Resor Konservasi Wilayah VI Sukabumi Hendi Apriadi.

Menurut dia, Elang Jawa itu telah dievakuasi, ke lokasi penyelamatan satwa Yayasan Cikananga Konservasi Terpadu (YCKT) di Nyalindung, Senin (2/2/2026).

“Tindak lanjut sementara kita evakuasi, kita cek kesehatannya, kita rehab dulu, kalau memang hasil rehabnya positif, kita lakukan penilaian perilaku langsung kita siapkan untuk lokasi rilis,” ujar Hendi.

Terkait kondisi Elang Jawa tersebut, Hendri menyatakan terdapat luka luar pada Elang Jawa itu, namun tidak terlalu parah. Tetapi kemungkinan satwa dilindungi itu mengalami luka dalam. Selain itu kondisi Elang Jawa masih lemas.

“Kemungkinan ada luka dalam, karena dilihat secara fisik memang tidak ada luka yang parah, cuman kondisinya masih lemas, sehingga perlu penanganan lebih lanjut,” katanya.

Kejadian Elang Jawa menabrak kaca jendela itu terjadi pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Warga yang mengetahui bahwa Elang Jawa merupakan satwa yang dilindungi kemudian melapor ke pihak terkait. Besoknya, Minggu (1/2/2026), Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak Winda Tri Sutrisno bersama relawan Jaga Satwa Raju datang untuk melakukan evakuasi.

Winda, menjelaskan dari keterangan warga, kejadian ini yang pertama kali. Winda belum mengetahui dari mana asal Elang Jawa tersebut, namun dari hasil pengamatannya kampung tersebut berjarak sekitar 5 kilometer dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.