Komisi VIII DPR RI Ingatkan Waspadai Ancaman Bencana
VISI.NEWS | JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI Endang Maria Astuti mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini karena berpotensi mendatangkan bencana seperti banjir, rob ataupun tanah longsor.
“Ini sudah terbukti dengan adanya banjir di Garut, Bogor dan Karawang, makanya masyarakat diimbau untuk waspada menghadapi ancaman bencana akibat cuaca ekstrem belakangan ini,” ujarnya dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.
Menurut Endang, sebagaimana yang diinformasikan oleh BMKG bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami kondisi hujan dengan intensitas sedang dan ringan dalam satu pekan ke depan. “Meskipun saat ini sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau, tapi karena adanya fenomena la nina pada bulan Juli maka akan berdampak pada masih turunnya hujan dengan intensitas sedang dan tinggi,” ujarnya.
Itu sebabnya hujan deras masih mengguyur Kabupaten Garut, Bogor, Karawang dan menyebabkan banjir bahkan sebagian longsor. Kemudian terjadi juga hujan es dan angin puting beliung di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat yang menyebabkan kerusakan.
Berkaitan dengan hal itu, Endang yang juga Anggota Fraksi Partai Golkar DPR/MPR RI ini meminta aparat penanggulangan bencana seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk aktif mengarahkan masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana agar bersiaga.
Selama ini, demikian Srikandi Beringin itu memaparkan, BNPB selaku mitrakerja Komisi VIII DPR RI sudah memiliki peta bencana yang berisi daerah-daerah rawan bencana termasuk dengan jenis-jenis bencananya.
Oleh sebab itu, berdasarkan peta bencana itu seharusnya BNPB sudah bisa memetakan mana daerah-daerah rawan bencana yang kini terancam oleh cuaca ekstrem yang memicu bencana hidrometeorologi. “Kuncinya yang pertama adalah mitigasi, kalau mitigasinya kuat maka BNPB sudah bisa memetakan mana daerah yang kini terancam. Setelah dilakukan mitigasi maka segera upayakan langkah-langkah kesiapsiagaan bencana untuk meminimalisir risiko kerusakan apabila bencana itu datang,” ujar aktivis perempuan dan anak ini.
Lebih jauh Wakil Rakyat dari Dapil Jateng IV (Kabupaten Sragen, Wonogiri dan Karanganyar) ini menambahkan, bencana banjir yang kini terjadi di Garut, Bogor, dan Karawang harus menjadi alarm bahwa aparat penanggulangan bencana harus sigap dan segera melakukan kesiapsiagaan bencana.
“Dengan kesiapsiagaan bencana yang disiapkan lebih dini, tentu kita berharap apabila bencana itu datang kita akan bisa mengurangi atau mereduksi jumlah kerusakan yang terjadi,” ujarnya sembari menyebutkan bahwa kesiapsiagaan bencana itu juga termasuk mengimbau masyarakat di daerah bencana untuk awas bencana.@mh
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!