Kominfo Berbagi Inisiatif Pengembangan Digital yang Inklusif, Memberdayakan dan Berkelanjutan
VISI.NEWS | JAKARTA - Digitalisasi berbagai sektor akibat pandemi telah memicu peningkatan penggunaan internet dan aliran data yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, Mira Tayyiba menyatakan Pemerintah Indonesia berupaya menerapkan transformasi digital yang inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan.
"Meskipun digitalisasi mampu memberdayakan masyarakat miskin dan membangun ketahanan, pandemi juga mengingatkan semua orang akan arti penting transformasi digital yang inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan," tandasnya saat memipin Delegasi Indonesia dalam 8th Information and Communications Joint Committee (ICJC) yang berlangsung hibrida dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Kamis (07/04/2022).
Menurut Sekjen Mira Tayyiba, Pemerintah Indonesia berupaya memelihara masa depan digital dengan empat pendekatan yang meliputi konektivitas, pelindungan data, literasi digital dan fair level of playing field.
"Untuk memelihara masa depan digital Indonesia, Kementerian Kominfo memfokuskan pendekatan berpusat pada manusia. Dengan menyediakan konektivitas yang setara dan dapat diakses, memastikan keamanan dan pelindungan data, melengkapi masyarakat dengan keterampilan yang diperlukan di era transformasi digital ini, serta menciptakan fair level of playing field bagi semua aktor dalam ekosistem digital," jelasnya.
Melalui pertemuan kali ini, Sekjen Kementerian Kominfo optimistis akan saling berbagi perspektif dan praktik terbaik dalam pembangunan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Bahkan bisa mencapai kemajuan bersama negara Indonesia dan Singapura.
“Melalui kerjasama yang erat, konkret, dan berkelanjutan, saya yakin bahwa kemajuan yang telah kita capai sejak penandatanganan MoU Kerjasama di bidang Informasi dan Komunikasi pada tahun 2007 akan bertahan dan berkembang,” ungkap Sekjen Kementerian Kominfo.
Selain membahas soal peningkatan penggunaan internet serta pelindungan dan tata kelola data, Kementerian Kominfo memaparkan inklusi dan pengembangan keterampilan digital dan digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!