KFC Alami Kerugian Rp555,08 Miliar, Tutup 47 Gerai dan PHK 2.274 Karyawan
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 11 November 2024 | 20:05 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - KFC Indonesia, yang dikelola oleh PT Fast Food Indonesia (FAST), tercatat mengalami kerugian sebesar Rp555,08 miliar pada kuartal III 2024. Akibatnya, perusahaan terpaksa menutup 47 gerai dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 2.274 karyawan. Dalam laporan keuangan yang dirilis oleh FAST, manajemen menyebutkan dua faktor utama yang menyebabkan kerugian tersebut.
Pertama, proses pemulihan dari dampak pandemi COVID-19 yang masih berlangsung dan belum sepenuhnya pulih. Kedua, krisis yang terjadi di Timur Tengah memperburuk situasi pasar, dengan KFC turut menjadi sasaran boikot masyarakat.
Kerugian yang diderita pada kuartal ini jauh lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mengalami peningkatan kerugian sebesar 266,59%. Pada akhir September 2024, jumlah gerai yang beroperasi berkurang menjadi 715 dari sebelumnya 762 gerai pada Desember 2023. Selain itu, jumlah karyawan FAST juga menurun signifikan, dari 15.989 orang pada akhir 2023 menjadi 13.715 orang pada 30 September 2024.
Kerugian besar ini memaksa KFC untuk melakukan efisiensi dengan menutup beberapa gerai dan mengurangi jumlah tenaga kerja demi menjaga keberlangsungan operasional perusahaan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!