Keturunan IPB Pegang Peran Kunci di Pemerintahan Inggris, Potensi Friksi Meningkat?
Bahkan di London, karena Walikota Sadiq Khan adalah imigran keturunan Pakistan yang beragama Islam, maka dia membuka acara-acara buka puasa bersama di ruang publik, sesuatu yang jarang terjadi di negara sekuler yang menutup identitas keagamaan di wilayah umum.
Selama Sadiq Khan menjabat Walikota London, dia membebaskan semua warga Muslim melakukan buka puasa bersama di restaurant, taman kota, sampai stadion sepakbola. Dan pada akhirnya yang mengikuti acara buka puasa bersama ini tidak hanya umat Islam tetapi juga warga Kristen.
Tentu saja hal ini positif dalam konteks pengenalan terhadap agama Islam sebab dengan begitu banyak warga Kristen Inggris yang mulai menyadari bahwa warga Muslim adalah umat beragama yang damai dan tidak radikal atau gemar melakukan kekerasan sebagaimana stereotype yang dilekatkan oleh media-media Barat bahwa Islam identik dengan teroris.
Meski begitu tentu saja ada kekhawatiran bahwa meningkatnya jumlah penganut agama Islam dan Hindu di London khususnya dan Inggris pada umumya akan menimbulkan friksi di tengah masyarakat karena akan ada penolakan dari kelompok agama Kristen yang akan kehilangan dominasinya di Inggris.*** (bersambung)
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!