Ketua PCNU Kab. Bandung Berharap Pengurus dan Badan Otonom Senantiasa Mendukung Program Pemda
VISI.NEWS | SOREANG - Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung KH Asep Jamaludin berharap agar para pengurus PCNU, Badan Otonom (Banom) dan lainnya senantiasa mendukung program pemerintah daerah.
"Juga agar senantiasa menjaga keberlangsungan kepemimpinannya, hingga bisa menghantarkan untuk bisa melanjutkan ke periode berikutnya," ujarnya saat melantik 11 lembaga PCNU Kab. Bandung di Gedung Ormas, Soreang, Kamis (20/10/2022).
Hadir dalam pelantikan tersebut Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Abdurohim, Forkopimda Kab. Bandung, Rois Syuriah PCNU K.H. Haidar Mustafa Kamal, Khatib PCNU K.H. Dr. Yusuf Ali Tantowi, Ketua DMI K.H. Ali Fadhil, Ketua DKM Masjid Agung Al Fathu, Kab. Bandung K.H. Agus Ahmad Qustulany, dan 31 pengurus MWC NU se Kab. Bandung.
Pada prosesi pelantikan tersebut, dilantik juga Lembaga Kemasalahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKK-NU) cabang Kab Bandung.
LKK -NU merupakan lembaga yang menitik beratkan pada penanganan problematika kekinian yang dihadapi keluarga sebagai pilar bangsa.
“Persoalan maraknya isu-isu tentang pelecehan sexsual, efek gawai dan kekerasan kerhadap anak yang berkembang dikalangan masyarakat Kab. Bandung merupakan problematika kekinian yang harus menjadi fokus kerja LKK-NU Kab Bandung untuk membangun keluarga, membangun Bangsa," kata Adi Baharudin, M.M.I, Ketua LKK-NU yang baru dilantik.
Hadirnya LKK-NU Kab Bandung, katanya, sebagai ikhtiar merumuskan langkah atrategis atas persoalan kekinian tersebut. Apalagi, bila melihat potensi Nahdlatul Ulama sebagai organisasi massa terbesar yang menaungi LKK-NU Kab Bandung. "Karena itu, LKK-NU Kab. Bandung harus menjawab berbagai tantangan dan tampil secara optimal di masyarakat," ungkapnya.
Kehadiran Nahdlatul Ulama, kata Adi, sangat dibutuhkan bukan saja untuk kepentingan keluarga Nahdliyin, melainkan untuk seluruh bangsa Indonesia. "Dalam konteks inilah, LKK-NU Kab Bandung harus tampil sebagai salah satu tangan panjang Nahdlatul Ulama yang mendapat tugas untuk melaksanakan kebijakan Nahdlatul Ulama dalam membangun dan mengembangkan kemaslahatan keluarga," ujarnya.@bms
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!