Kesalahan Dalam Hal Hak Disabilitas

ED
Minggu, 1 September 2024 | 06:27 WIB
Bagikan
Kesalahan Dalam Hal Hak Disabilitas

Namun, 18 tahun kemudian, perubahan yang menghormati hak ini dengan menghasilkan lingkungan yang lebih mudah diakses dan aman sering kali masih menghadapi pertentangan: pemerintah negara bagian NSW dan WA sejauh ini menolak untuk mengadopsi Silver Liveable Design Standards dari Kode Konstruksi Nasional 2022, yang menetapkan standar minimum aksesibilitas dan fleksibilitas dalam perumahan baru. Demikian pula, karena penyandang disabilitas secara tidak proporsional terkena dampak konflik bersenjata, bencana, dan keadaan darurat kemanusiaan lainnya, Pasal 11 konvensi secara eksplisit mengharuskan negara untuk melindungi penyandang disabilitas dalam situasi ini seperti halnya penduduk lainnya.

Diperlakukan secara berbeda

Pasal 11 menyoroti fakta bahwa penyandang disabilitas mungkin lebih rentan, tetapi juga sering diperlakukan kurang layak untuk dilindungi karena disabilitas mereka — misalnya, dengan tidak menyediakan tempat penampungan darurat yang mudah diakses, atau (seperti yang terjadi di beberapa negara) secara eksplisit menyatakan bahwa penyandang disabilitas intelektual tidak boleh diprioritaskan untuk perawatan kritis selama pandemi Covid-19.

Disabilitas diperlakukan secara berbeda karena kebanyakan dari kita meremehkan seberapa banyak yang perlu diubah agar penyandang disabilitas dapat merasakan kesetaraan. Disabilitas secara tradisional dipandang sebagai kegagalan bagian tubuh untuk berfungsi sebagaimana mestinya — diasumsikan bahwa masalahnya terletak pada tubuh yang 'salah'.

Sebaliknya, model sosial disabilitas yang muncul dalam setengah abad terakhir mengatakan bahwa masalahnya terletak pada ketidaksesuaian antara tubuh atau pikiran yang tidak standar dan lingkungan yang hanya disesuaikan dengan standar, dan yang umumnya gagal mengakomodasi bahkan perbedaan yang relatif kecil.

Contoh klasik di sini adalah bahwa pengalaman pengguna kursi roda terhadap disabilitas mereka sangat berbeda di gedung yang sepenuhnya dapat diakses dibandingkan dengan gedung tanpa lift, pintu masuk otomatis, dan pintu lebar. Artinya, masyarakat tidak hanya gagal mengakomodasi disabilitas — mereka dapat secara aktif melakukan disabilitas pada diri mereka sendiri.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.