Keputusan Finansial Pria Lebih Mudah Dipengaruhi Emosi Dibanding Wanita
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 16 Januari 2025 | 02:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Essex mengungkapkan bahwa pria lebih sering terdorong oleh emosi saat membuat keputusan finansial dibandingkan wanita. Hal ini bertentangan dengan stereotip lama bahwa wanita lebih emosional, seperti disampaikan Dr. Nikhil Masters, peneliti utama dari Departemen Ekonomi Essex.
“Hasil ini berbanding terbalik dengan stereotip lama, bahwa wanita lebih emosional. Penemuan ini juga membuka jalan baru untuk memahami bagaimana emosi memengaruhi pengambilan keputusan lintas gender,” ungkap Masters.
Dalam studi tersebut, 186 partisipan pria dan wanita dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan jenis video yang mereka tonton: dokumenter alam, adegan film horor "The Shining," dan cuplikan berita tentang krisis "penyakit sapi gila" pada 1990-an. Setelah menonton, mereka diminta membuat keputusan finansial.
Hasilnya menunjukkan bahwa pria yang terpapar video dengan muatan emosional lebih berhati-hati dalam keputusan finansial mereka dibandingkan yang menonton video netral. Sebaliknya, wanita cenderung tetap rasional dan tidak terpengaruh secara signifikan oleh emosi.
Dr. Masters menyebutkan bahwa hal ini bisa terjadi karena wanita umumnya memiliki kecerdasan emosional yang lebih tinggi, memungkinkan mereka mengelola emosi dengan lebih baik dalam pengambilan keputusan. Emosi positif pria cenderung menurun setelah melihat video emosional, yang kemudian memengaruhi pilihan mereka.
“Wanita umumnya mendapat skor lebih tinggi pada tes kecerdasan emosional, yang dapat menjelaskan mengapa mereka lebih baik dalam mengelola emosi dalam pengambilan keputusan,” kata Masters.
Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana emosi dapat memengaruhi pengambilan keputusan lintas gender, terutama dalam konteks finansial.
“Kita tidak membuat pilihan dengan mudah dan masa tenang mungkin penting setelah menghadapi situasi yang penuh emosi, terutama untuk komitmen keuangan yang mengubah hidup, seperti membeli rumah atau investasi besar,” ujar Masters. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!