Kemenhub Lakukan Ramp Check Angkutan Bus Jelang Libur Nataru, Temukan Bus Tidak Laik Jalan
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 13 Desember 2024 | 09:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar serangkaian uji kelaikan atau ramp check pada angkutan bus yang akan digunakan oleh masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan penumpang dan kelayakan operasional bus saat arus mudik dan balik. Namun, dari hasil ramp check yang dilakukan, ditemukan masih banyak angkutan bus yang tidak laik jalan dan berpotensi membahayakan keselamatan penumpang. Plt Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Ahmad Yani, dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (12/12/2024), mengungkapkan bahwa dari 26.000 unit bus yang diperiksa, sekitar 8 persen di antaranya dinyatakan tidak laik jalan. "Hari ini, pasti dari hasil ramp check ada yang tidak laik. Kami terus berupaya memastikan keselamatan dalam perjalanan masyarakat," kata Yani. Untuk mencegah bus yang tidak laik beroperasi, Kemenhub memberikan stiker silang berwarna merah sebagai tanda bahwa bus tersebut tidak diperbolehkan untuk melakukan perjalanan. "Kalau tidak laik, tidak boleh berangkat. Dikasih tanda silang coret merah, ada stikernya. Jadi, dia enggak boleh berangkat," tegas Yani. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menaiki bus yang memiliki tanda tersebut demi keselamatan mereka. Yani menambahkan bahwa ramp check akan terus dilakukan hingga tanggal 20 Desember 2024, dengan harapan seluruh armada bus dapat diperiksa. Selain bus yang tidak laik jalan, Yani juga menyebutkan bahwa sekitar 18 persen armada bus lainnya mendapat catatan untuk segera melakukan perbaikan. "Misalnya, jika kendaraan ditemukan dengan wiper tidak berfungsi, mereka harus menggantinya. Jika diperbaiki, mereka bisa diberangkatkan pada hari itu juga," jelasnya. Dengan langkah-langkah ini, Kemenhub berharap dapat meminimalisir risiko kecelakaan dan memastikan kenyamanan serta keamanan perjalanan masyarakat selama periode liburan Nataru. Masyarakat diharapkan lebih teliti dalam memilih angkutan bus dan mematuhi imbauan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama. @berlinBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!