Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik Kayu Jati di Plered Cirebon

Desi Rossilawati
Sabtu, 10 Mei 2025 | 16:30 WIB
Bagikan
Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik Kayu Jati di Plered Cirebon
VISI.NEWS | CIREBON - Sebuah pabrik pengolahan kayu untuk produk furniture di Desa Tegalsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, dilalap si jago merah pada Sabtu (10/5/2025) pagi. Api yang bermula dari area oven pabrik dengan cepat menjalar ke bagian tengah dan belakang bangunan, menghanguskan produk siap ekspor yang tersimpan di lokasi tersebut. Kobaran api disertai asap hitam pekat terlihat membubung tinggi dari bagian belakang pabrik. Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Kedaruratan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, menyebutkan material kayu jati dalam jumlah besar mempercepat penyebaran api. "Ini pabrik kayu, kayu jati semuanya, kuantitasnya banyak dan siap ekspor, api dari bagian oven menyebar ke bagian tengah dan belakang," ujar Eno saat di lokasi kejadian. Upaya pemadaman sempat menghadapi kendala serius karena sempitnya akses dan minimnya pasokan air. Tidak tersedia hydrant di area pabrik, sehingga petugas harus bolak-balik mencari air dari luar lokasi. Tujuh unit mobil pemadam dari lima pos dikerahkan untuk menaklukkan api. Menurut Eno, api kemungkinan dipicu oleh mesin produksi yang mengalami panas berlebih (overheat), hingga menimbulkan percikan yang membakar material mudah terbakar di sekitarnya. Pemilik pabrik masih dalam kondisi syok dan belum memberikan keterangan soal kerugian yang diderita akibat kejadian ini. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.