IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

KDM Alihkan Anggaran Jalan Jampangtengah ke Ruas Lain

Desi Rossilawati
Sabtu, 25 April 2026 | 06:36 WIB
Bagikan
KDM Alihkan Anggaran Jalan Jampangtengah ke Ruas Lain

VIS.NEWS | SUKABUMI - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, atau yang dikenal sebagai Kang Dedi Mulyadi (KDM) memutuskan mengalihkan anggaran perbaikan jalan provinsi ruas Jampangtengah–Kiaradua di Kabupaten Sukabumi. Dialihkannya anggaran tersebut, karena perbaikan dinilai tidak akan efektif selama jalur tersebut masih dilalui kendaraan berat dengan muatan berlebih.

Menurut KDM, jika proyek senilai Rp 68 miliar tetap dilaksanakan, hasilnya berpotensi tidak bertahan lama. Ia menilai kerusakan jalan akan kembali terjadi dalam waktu singkat akibat tingginya intensitas truk tronton dan kendaraan sumbu tiga yang melintas.

“ ruas jalan tersebut kami alihkan kenapa? karena tiap hari dilewati truk-truk tronton, sumbu tiga, overload, sehingga bila kami membangun jalan tersebut dengan nilai kontrak Rp 68 miliar, tidak artinya sama dengan buang garam ke laut, karena mungkin dalam waktu 5 bulan-6 bulan akan hancur lagi,” ujar KDM dikutip dari akun media social miliknya.

Sebagai gantinya, anggaran tersebut dialihkan untuk perbaikan ruas jalan provinsi lain di wilayah Kabupaten Sukabumi. Ia menargetkan, setelah proyek berjalan, sebagian besar kondisi jalan provinsi di daerah tersebut bisa mencapai kategori baik.

“Saya tegaskan bahwa anggaran untuk alokasi jalan tersebut kami alihkan ke jalan -jalan provinsi lain di wilayah Kabupaten Sukabumi,sehingga ruas jalan yang lain tahun lain saya nyatakan 99 persen dalam keadaan baik setelah nanti proyeknya berjalan,” ujarnya.

KDM menegaskan, pembangunan ruas Jampangtengah–Kiaradua tetap akan dilakukan, namun dengan syarat penertiban kendaraan overload terlebih dahulu. Tanpa langkah tersebut, perbaikan jalan dinilai hanya akan menjadi pemborosan anggaran.

“Kita ingin benahi dulu truk over loadnya, baru kita akan bangun jalannya,” ujarnya.

Menanggapi aksi unjuk rasa warga yang sebelumnya menuntut perbaikan jalan, KDM menyampaikan apresiasi atas aspirasi yang disampaikan masyarakat. Ia mengaku memahami kekecewaan warga, namun menegaskan bahwa penggunaan anggaran harus tepat sasaran dan memberi manfaat luas, bukan hanya untuk kepentingan segelintir pihak.

“Untuk itu saya ucapkan terima kasih akang menyampaikan kemarahan dan kekecewaannya, kami dapat memahaminya, tetapi kami ingin anggaran negara ini tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan, dinikmati oleh banyak orang, bukan hanya dinikmati oleh para pengusaha,” pungkasnya. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.