Kata BPBD Terkait Kondisi Terkini Pasca Gempa yang Mengguncang Sukabumi

ED
Senin, 16 September 2024 | 08:37 WIB
Bagikan
Kata BPBD Terkait Kondisi Terkini Pasca Gempa yang Mengguncang Sukabumi
VISI.NEWS | SUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi bersama Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) melakukan pemantauan kondisi setiap wilayah terkait gempa yang terjadi pada Minggu (15/9/2024) sore. Dari hasil peninjauan di lapangan hingga Senin (16/9/2024) pagi belum ditemukan adanya dampak dari gempa berkekuatan 5,3 magnitudo terhadap rumah atau bangunan lainnya. “Sampai saat ini belum ada laporan dari P2BK maupun dari pihak maupun tentang dampak gempa yang terjadi kemarin. kita berharap di Sukabumi semuanya aman terkendali,” ujar Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Medi Abdul Hakim kepada visi.news. Kendati demikian, BPBD masih terus memonitor perkembangan di lapangan. “Tapi kita masih pantau perkembangan-perkembangan dari dampak gempa tersebut,” imbuhnya. Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah melakukan pemutakhiran data gempa yang terjadi pada Minggu kemarin. Yang awalnya berkekuatan magnitudo 5,3 menjadi 5,1 magnitudo. Gempa tersebut berpusat di laut dengan titik lokasi 7,813 Lintang Selatan (LS)-106,43 Bujur Timur (BT) atau 94 KM arah barat daya Kabupaten Sukabumi. Guncangan dari gempa yang berada di kedalaman 65 Km itu dirasakan warga di daerah pesisir selatan Sukabumi, Kota Sukabumi serta beberapa daerah di Jawa Barat. BMKG menyebutkan guncangan gempa dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas yang bervariasi. Sukabumi, Cireungas, Ujung Genteng, dan Nagrak merasakan getaran dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI) III, kemudian Cimahi, Lembang, Banjaran, Kabupaten Bandung dengan skala MMI II. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.