Kandungan Akar Bajakah: Potensi Penurunan Berat Badan dan Pencegah Diabetes
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 17 Januari 2025 | 01:20 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Akar bajakah, yang tumbuh subur di hutan tropis Kalimantan, kini semakin mendapat perhatian dunia medis karena khasiatnya yang luar biasa. Masyarakat pedalaman, khususnya di Kalimantan Tengah, telah lama menggunakan akar bajakah sebagai obat tradisional untuk berbagai masalah kesehatan.
Meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, beberapa studi awal menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki potensi besar untuk membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk penurunan berat badan dan pencegahan diabetes.
Menurut Dr. Danang Ardiyanto, MKM, dokter dan peneliti di HortusMed Wellness Center B2P2TOOT, serta pengurus pusat Perkumpulan Disiplin Herbal Medik (PDHMI), meskipun belum ada uji klinik pada manusia terkait akar bajakah, penelitian laboratorium dan uji coba pada hewan menunjukkan berbagai potensi manfaatnya. Di antaranya, akar bajakah memiliki sifat antimikroba, antiinflamasi, antioksidan, serta dapat membantu mencegah diabetes.
"Kayu bajakah, terutama jenis tampala (Spatholobus Littoralis Hassk), kalalawit (Uncaria Gambir Roxb), dan Lamei, sering digunakan untuk obat tradisional. Bagian yang dimanfaatkan untuk pengobatan adalah kulit batang, akar, dan kayu tanaman tersebut," ujarnya.
Uji fitokimia menunjukkan bahwa akar bajakah mengandung berbagai metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, terpenoid, dan fenolat, yang memberikan berbagai manfaat kesehatan bagi tubuh.
Untuk merasakan khasiatnya, ada beberapa cara yang disarankan dalam mengonsumsi akar bajakah:
Dengan cara yang tepat, akar bajakah dapat memberikan manfaat kesehatan seperti menurunkan berat badan dan mencegah diabetes, serta mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!