Kalah di Japan Open, Alwi Farhan Bidik Kebangkitan di China Open

Desi Rossilawati
Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:17 WIB
Bagikan
Kalah di Japan Open, Alwi Farhan Bidik Kebangkitan di China Open

Alwi Farhan di Japan Open 2026./visi.news/viva.

VISI.NEWS - Langkah Alwi Farhan di Japan Open 2026 memang terhenti pada babak perempat final. Namun, kekalahan dari wakil tuan rumah Kodai Naraoka justru menjadi bekal penting bagi pebulu tangkis Indonesia itu untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di China Open 2026.

Pada laga perempat final BWF World Tour Super 750 yang berlangsung Jumat (17/7/2026), Alwi memaksa pertandingan berjalan hingga rubber game selama 98 menit sebelum akhirnya kalah dengan skor 21-18, 20-22, 21-18. Meski gagal melaju ke semifinal, penampilan pebulu tangkis berusia 21 tahun tersebut menunjukkan perkembangan dari sisi mental maupun daya juang.

Momen paling menonjol terjadi pada gim kedua. Dalam kondisi tertinggal 16-20, Alwi mampu membalikkan keadaan dan merebut kemenangan 22-20. Kebangkitan itu menjadi bukti ketenangannya saat berada di bawah tekanan, meski pada gim penentuan ia harus mengakui keunggulan lawan.

"Tetap bersyukur karena hari ini saya bisa berjuang sangat maksimal sampai akhir," kata Alwi dalam keterangan tertulis PBSI.

Alwi menilai pengalaman bertanding menjadi faktor yang membedakan hasil akhir pertandingan. Menurutnya, Kodai lebih matang dalam menghadapi situasi krusial, terlebih mendapat dukungan penuh dari publik tuan rumah. Kondisi fisiknya juga ikut terpengaruh setelah otot paha mengalami kram pada gim ketiga.

"Pastinya saya tidak membiarkan lawan menang dengan mudah, tidak mau menyerah dulu meskipun hasilnya kalah," ujar Alwi.

"Tidak mudah mengalahkan Kodai tadi, dengan dukungan tuan rumah dia bermain lebih semangat yang membuat saya tertekan," tambahnya.

"Di gim ketiga memang ada otot paha saya yang kram, tapi dia pasti juga mengalami kelelahan. Pengalaman yang membedakan dari pertandingan ini," katanya.

Terlepas dari hasil tersebut, perjalanan Alwi di Japan Open memberikan gambaran perkembangan performanya. Pada babak 16 besar, ia sukses membalas kekalahan dari Alex Lanier, lawan yang sebelumnya mengalahkannya di Piala Thomas 2026 dan semifinal Singapore Open 2026. Hasil itu menjadi indikator bahwa kemampuannya terus berkembang menghadapi lawan papan atas dunia.

Kini fokus Alwi beralih ke China Open 2026 kategori Super 1000 yang akan berlangsung pada 21 sampai 26 Juli. Turnamen tersebut menjadi kesempatan berikutnya untuk menguji hasil evaluasi yang diperoleh selama tampil di Jepang.

Menutup penampilannya di Japan Open, Alwi menegaskan bahwa pengalaman kali ini menjadi pelajaran penting dalam membangun mental bertanding.

"Saya belajar banyak bagaimana caranya melawan diri sendiri, keraguan, rasa capek dan semua kondisi di lapangan. Saya akan kembali dengan lebih kuat," pungkasnya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.