Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 12 Jul 2026 Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji 12 Jul 2026 Kemnaker Gandeng bank bjb Tingkatkan Kompetensi SDM 12 Jul 2026 PGE Cetak Nilai Tambah Rp5,15 Miliar lewat Transformasi Digital 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026 Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 12 Jul 2026 Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji 12 Jul 2026 Kemnaker Gandeng bank bjb Tingkatkan Kompetensi SDM 12 Jul 2026 PGE Cetak Nilai Tambah Rp5,15 Miliar lewat Transformasi Digital 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026

K League Cetak 800 Tenaga Profesional Lewat Football Industry Academy

Desi Rossilawati
Selasa, 5 Mei 2026 | 15:38 WIB
Bagikan
K League Cetak 800 Tenaga Profesional Lewat Football Industry Academy

K League./visi.news/tv kleague.com.

Ia menambahkan, kolaborasi antar staf klub juga didorong untuk menciptakan ekosistem liga yang sehat di luar pertandingan. Fokusnya adalah menjaga rivalitas di lapangan, sementara hubungan di luar harus tetap harmonis.

Program ini juga menghadirkan perwakilan klub Jepang, Urawa Red Diamonds, untuk berbagi strategi peningkatan pendapatan. Integrasi data sains menjadi salah satu upaya meningkatkan efisiensi operasional tim di seluruh Korea Selatan.

Visi jangka panjang dari program ini adalah memastikan seluruh klub di Korea Selatan tumbuh bersama melalui pertukaran informasi dan praktik terbaik, demi meningkatkan daya saing liga secara keseluruhan. Untuk para eksekutif klub, akademi menghadirkan pembicara dari berbagai entitas besar, termasuk Urawa Red Diamonds, yang pernah meraih pendapatan hingga 100 miliar won, serta data scientist dari J.League.

Wakil Presiden K League, Han Woong-soo, menyebut bahwa inisiatif ini bermula dari kebutuhan mendesak untuk membina talenta administratif sejak 2012. Ia menegaskan, kekuatan industri sepak bola sangat bergantung pada kualitas manajemen dan sumber daya manusia di balik layar.

Keberhasilan program ini terlihat dari salah satu lulusan angkatan pertama, Kim Chan-gyu, yang pada April 2026 resmi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal di Hwaseong FC. Alumni lain seperti Lee Seong-jong dari Suwon Samsung Bluewings juga mengapresiasi pengalaman praktis yang didapat selama mengikuti akademi.

"Ruang diskusi mengenai isu nyata di industri ini memberi nilai tambah besar. Program ini berhasil menjembatani teori manajemen dengan praktik nyata di klub profesional," ujar Lee.

K League berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas administrasi dan mengembangkan potensi sumber daya manusia demi kemajuan industri sepak bola nasional yang berdaya saing tinggi di tingkat internasional. @desi

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.