Jemaah Umrah Indonesia Belajar dari Tragedi Jemaah India di Arab Saudi

ED
Rabu, 19 November 2025 | 08:35 WIB
Bagikan
Jemaah Umrah Indonesia Belajar dari Tragedi Jemaah India di Arab Saudi

VISI.NEWS | JAKARTA - Tragedi kecelakaan bus yang menewaskan 42 jemaah Umrah asal India pada Minggu malam (16/11/2025) di jalan raya Makkah-Madinah menjadi perhatian besar bagi para jemaah Umrah, termasuk jemaah Indonesia. Kecelakaan tragis ini terjadi ketika para jemaah yang telah menyelesaikan ibadah Umrah di Makkah sedang dalam perjalanan menuju Madinah. Insiden ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan keselamatan saat perjalanan panjang di tanah suci.

Menurut laporan, bus yang membawa jemaah India tersebut kehilangan kendali dan menabrak sebuah tangki diesel di tepi jalan. Banyak penumpang yang terlelap saat kecelakaan terjadi, sehingga mereka tidak sempat menghindar. Dampak tabrakan sangat parah hingga bus terbakar habis, membuat proses identifikasi korban menjadi sangat sulit. Tiga orang dilaporkan dalam kondisi kritis dan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setempat.

Pihak konsulat India di Jeddah telah segera merespons kejadian ini dengan mendirikan ruang kendali 24 jam untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban. Pemerintah India, termasuk Presiden Narendra Modi, menyampaikan ucapan belasungkawa dan menyatakan bahwa kedutaan dan konsulat India di Arab Saudi sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memberikan bantuan maksimal.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama dan Kedutaan Besar RI di Riyadh juga turut memberikan perhatian serius terhadap insiden ini. Dalam beberapa hari terakhir, mereka telah memberikan himbauan kepada jemaah Umrah Indonesia untuk lebih waspada selama perjalanan, khususnya saat bepergian dengan bus antar kota. Petugas jemaah Umrah Indonesia diminta untuk memperhatikan keamanan dan keselamatan, termasuk memastikan bahwa kendaraan yang digunakan memenuhi standar keselamatan.

Selain itu, para jemaah Indonesia juga diajak untuk selalu mengikuti instruksi yang diberikan oleh petugas dan tidak bepergian dalam kondisi lelah atau mengantuk. "Keselamatan harus jadi prioritas utama. Kita ingin agar kejadian tragis seperti ini tidak terulang pada jemaah Indonesia," ujar Ustadz Machmudin, salah seorang pembimbing ibadah haji dan umrah, Rabu (19/11/2025).

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.