Laba FIF Tembus Rp2,37 Triliun, Pembiayaan Tumbuh di Tengah Ekonomi Dinamis 2 Aug 2026 Ascott Percepat Ekspansi di Vietnam, Tambah 9 Properti Baru dan Lebih dari 3.200 Unit 2 Aug 2026 Jasa Marga Bawa UMKM Binaan Tampil di Indonesia Fashion Week 2026 2 Aug 2026 President University Juara, Student Design Sprint 2026 Cetak Arsitek Masa Depan 2 Aug 2026 Indonesia On Fire, Herdman Soroti Finis Mematikan 2 Aug 2026 IKEA Kampanyekan "Luangkan Ruang" untuk Hunian Lebih Nyaman 2 Aug 2026 Jangan Cuma Beli Rumah! Ini Dana Perawatan yang Wajib Disiapkan Setiap Bulan 2 Aug 2026 Menaker: Penyandang Disabilitas Berhak Bekerja, Bukan Sekadar Dikasi Belas Kasihan 2 Aug 2026 CUKTECH 6 Ultra Charger Meluncur di Indonesia, Charger 100W GaN dengan Layar AI 2 Aug 2026 BMKG: Bandung Cerah Sepanjang Minggu, Suhu Sejuk 19–30 Derajat 2 Aug 2026 Laba FIF Tembus Rp2,37 Triliun, Pembiayaan Tumbuh di Tengah Ekonomi Dinamis 2 Aug 2026 Ascott Percepat Ekspansi di Vietnam, Tambah 9 Properti Baru dan Lebih dari 3.200 Unit 2 Aug 2026 Jasa Marga Bawa UMKM Binaan Tampil di Indonesia Fashion Week 2026 2 Aug 2026 President University Juara, Student Design Sprint 2026 Cetak Arsitek Masa Depan 2 Aug 2026 Indonesia On Fire, Herdman Soroti Finis Mematikan 2 Aug 2026 IKEA Kampanyekan "Luangkan Ruang" untuk Hunian Lebih Nyaman 2 Aug 2026 Jangan Cuma Beli Rumah! Ini Dana Perawatan yang Wajib Disiapkan Setiap Bulan 2 Aug 2026 Menaker: Penyandang Disabilitas Berhak Bekerja, Bukan Sekadar Dikasi Belas Kasihan 2 Aug 2026 CUKTECH 6 Ultra Charger Meluncur di Indonesia, Charger 100W GaN dengan Layar AI 2 Aug 2026 BMKG: Bandung Cerah Sepanjang Minggu, Suhu Sejuk 19–30 Derajat 2 Aug 2026

Jasa Marga Bawa UMKM Binaan Tampil di Indonesia Fashion Week 2026

ED
PN
Minggu, 2 Agustus 2026 | 12:42 WIB
Bagikan
Jasa Marga Bawa UMKM Binaan Tampil di Indonesia Fashion Week 2026

VISI.NEWS – PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, perusahaan memfasilitasi lima mitra binaannya untuk tampil di ajang bergengsi BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 yang berlangsung pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Partisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya Jasa Marga dalam memperkuat daya saing produk lokal sekaligus melestarikan kekayaan budaya Indonesia melalui promosi Wastra Nusantara di panggung fesyen nasional. Selain membuka peluang pasar yang lebih luas, keikutsertaan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM hingga menembus pasar internasional.

Lima UMKM binaan yang difasilitasi Jasa Marga terdiri atas empat pelaku usaha batik, yakni Batik Giat Mandiri Madura, Batik Sae Nadhilah, Batik Firda, dan Batik Dewi Febyta, serta satu pelaku usaha kerajinan kulit, Alghifari Leather.

Melalui BTN Indonesia Fashion Week 2026, para pelaku UMKM memperoleh kesempatan memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat, pelaku industri mode, pembeli potensial, hingga mitra bisnis dari berbagai daerah.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa peran perusahaan tidak hanya menghadirkan layanan jalan tol yang andal, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi.

"Dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari upaya Jasa Marga dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Melalui berbagai program pembinaan dan fasilitasi promosi, Perseroan berharap para pelaku usaha dapat terus berkembang, naik kelas, dan menjadi representasi kualitas produk Indonesia di pasar global," ujar Rivan.

Dukung Pelestarian Wastra Nusantara

Keikutsertaan Jasa Marga dalam BTN Indonesia Fashion Week 2026 juga sejalan dengan semangat penyelenggaraan IFW tahun ini yang mengusung tema "Ulos Simetria".

Ketua Umum Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) sekaligus Presiden BTN Indonesia Fashion Week, Poppy Dharsono, mengatakan tema tersebut mencerminkan pentingnya menjaga keseimbangan antara warisan budaya dengan inovasi industri fesyen modern.

"Melalui tema ini kita ingin menegaskan bahwa industri mode Indonesia harus terus menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi, kearifan lokal dan persaingan global, serta antara nilai budaya dan masa depan industri kreatif. Inilah semangat yang menjadi landasan IFW 2026," kata Poppy.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week 2026 sehingga mampu menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku industri kreatif Indonesia.

Menurutnya, Indonesia Fashion Week bukan sekadar ajang peragaan busana, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan, mendorong inovasi, sekaligus meningkatkan kebanggaan terhadap produk dan budaya Indonesia.

Ajang tersebut turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan DPR RI dan DPD RI, Menteri Perdagangan, Menteri Ekonomi Kreatif, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri UMKM, Menteri Sosial, Direktur Network & Retail Funding PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Rully Setiawan, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Utara Kahiyang Ayu, pemerintah daerah, asosiasi, para desainer, hingga pelaku industri fesyen nasional.

Konsisten Perluas Akses Pasar UMKM

Partisipasi di BTN Indonesia Fashion Week 2026 menjadi lanjutan dari konsistensi Jasa Marga dalam membuka peluang pasar bagi UMKM binaannya melalui berbagai ajang promosi nasional.

Sebelumnya, perusahaan juga memfasilitasi tiga UMKM sektor kuliner, yakni Sinjaya, Handong, dan Samloen Sedap Rasa, untuk mengikuti Pesta Wirausaha Bekasi 2026 yang berlangsung pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Pakuwon Mall Bekasi.

Melalui pameran tersebut, para pelaku usaha kuliner mempromosikan produk khas Nusantara sekaligus mengikuti berbagai program pengembangan bisnis yang bertujuan meningkatkan kapasitas usaha.

Jasa Marga menilai keikutsertaan UMKM dalam berbagai pameran dan forum bisnis merupakan strategi penting untuk memperluas eksposur produk, memperkuat jejaring usaha, serta meningkatkan kemampuan pelaku UMKM agar mampu bersaing di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam meningkatkan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, serta melanjutkan pembangunan infrastruktur yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan, Jasa Marga berharap produk-produk lokal binaannya tidak hanya semakin dikenal di pasar domestik, tetapi juga memiliki peluang lebih besar menembus pasar internasional sebagai representasi kualitas dan kekayaan budaya Indonesia.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.