Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Jalan Bagbagan-Kiaradua di Sukabumi Amblas Akibat Pergerakan Tanah

Desi Rossilawati
Kamis, 18 Desember 2025 | 12:45 WIB
Bagikan
Jalan Bagbagan-Kiaradua di Sukabumi Amblas Akibat Pergerakan Tanah

VISI.NEWS | SUKABUMI - Jalan nasional ruas Bagbagan–Kiaradua di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, amblas akibat pergerakan tanah yang dipicu hujan deras pada Kamis (18/12/2025) pagi. Akibat kejadian tersebut, akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan.

"Tepatnya di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, di jalan nasional Kiaradua-Bagbagan, telah terjadi pergerakan tanah," kata Kanit Kansel Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Sandi Praja.

Ia menyampaikan dalam peristiwa ini, satu unit truk boks terjebak di titik jalan yang amblas.

Adapun dalamnya amblasnya jalan mencapai 2 meter.

"Sehingga mengakibatkan kendaraan roda empat tidak bisa melintasi jalan nasional Kiaradua-Bagbagan ini," ujar Sandi.

Sandi menjelaskan ruas Bagbagan-Kiaradua merupakan jalan nasional yang menjadi akses utama dari wilayah Palabuhanratu menuju daerah Pajampangan dan sebaliknya.

Pengguna jalan dari wilayah Pajampangan menuju Kota Sukabumi maupun sebaliknya dialihkan melalui jalur lain. "Bisa menggunakan jalur Bojonglopang, Jampangtengah dan kiara dua," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Aah Saepul Rohman menjelaskan bahwa amblasnya jalan dipicu oleh tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Sebelum kejadian, kondisi ruas jalan tersebut telah menunjukkan adanya retakan-retakan.

"Beberapa hari ini di wilayah tersebut curah hujannya tinggi, itu salah satu penyebabnya. Jadi akibat itu memicu pergerakan tanah," ujar Aah.

Selain jalan yang amblas, hujan deras juga memicu terjadinya longsor di ruas jalan provinsi yang menjadi akses dari Desa Loji, Kecamatan Simpenan, menuju kawasan Geopark di wilayah Kecamatan Ciemas. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.