Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Pemkab Bandung Kerjasama dengan BPN dan DPRD Jawa Barat Gelar GPM
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan bekerjasama dengan Badan Pangan Nasional (BPN) dan DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Cingcin Permata Indah Desa Cingcin Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung.
Kegiataan GPM yang dilaksanakan pada hari Minggu (23/3/2025) ini dalam rangka menjelang Hari Besar Keagamaan serta menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Bupati Bandung Dadang Supriatna diwakili Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung Ina Dewi Kania, Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Badan Pangan Nasional Maino Dwi Hartono dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat H. Saeful Bachri hadir langsung pada giat tersebut.
Pantauan di lapangan, masyarakat terlihat berburu kebutuhan pangan tersebut. Bahkan ada di antaranya masyarakat yang antri untuk mendapatkan kebutuhan stok pangan murah tersebut.
Saat itu, komoditas pangan yang dipasarkan di antaranya beras SPHP Rp 58.000/5 kg, beras premium Rp 65.000/kg, terigu Rp 10.000/kg, minyak goreng masku Rp 37.000/2 liter, minyak kita Rp 16.000/1 liter, gula pasir Rp 16.500/kg, bawang puting Rp 20.000/pack, bawang merah Rp 10.000/pack, aneka sayuran dan cabe serba Rp 5.000-Rp 10.000, telur Rp 25.000/kg, daging ayam Rp 32.000/ekor, daging sapi segar Rp 70.000/500 gr dan kebutuhan pangan lainnya. Berharap stok pangan itu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung Ina Dewi Kania mengatakan, gerakan pangan murah (GPM) itu dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi di Kabupaten Bandung.
"GPM yang dilaksanakan Pemkab Bandung melalui Dispakan bekerjasama dengan Badan Pangan Nasional dan DPRD Provinsi Jawa Barat ini untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," kata Ina Dewi Kania.
Ia mengatakan GPM ini untuk mendekatkan pelayanan kebutuhan pangan bagi masyarakat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!