Istanbul Terkunci Jelang May Day, Pemerintah Turki Tutup Transportasi
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 1 Mei 2025 | 21:45 WIB
VISI.NEWS | TURKI - Pemerintah Istanbul menerapkan penutupan transportasi publik pada Rabu (30/4/2025) malam, mencakup layanan metro, bus, hingga feri di Selat Bosphorus. Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah potensi aksi unjuk rasa memperingati Hari Buruh (May Day) yang jatuh pada Kamis (1/5/2025).
Lockdown parsial ini memperparah ketegangan antara pemerintah Presiden Erdogan dan kelompok oposisi, yang semakin meningkat menjelang peringatan tahunan tersebut.
Sedikitnya 100 orang ditangkap karena diduga hendak menggelar demonstrasi di Lapangan Taksim, pusat kota yang sejak 2013 menjadi zona terlarang untuk aksi massa setelah demonstrasi besar berujung bentrokan maut. Penutupan ini juga menyasar tujuh stasiun metro dan sejumlah halte bus penting, termasuk daerah Kadikoy, tempat sejumlah serikat pekerja berencana berkumpul.
Pengetatan keamanan ini terjadi di tengah memanasnya konflik antara pemerintahan Erdogan dan Partai oposisi CHP, terutama setelah penahanan Wali Kota Istanbul, Ekrem Imamoglu. Imamoglu adalah kandidat presiden dari CHP dan rival kuat Erdogan. Penangkapannya memicu gelombang demonstrasi terbesar sejak unjuk rasa Gezi Park.
Selain menutup akses kota, aparat juga melakukan penggerebekan terhadap aktivis dan penggerak buruh. Kejaksaan Istanbul bahkan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap 108 orang. Serikat pekerja DISK mengonfirmasi bahwa setidaknya 20 orang telah ditangkap, namun tetap menyatakan niat mereka untuk turun ke jalan di Kadikoy.
Organisasi HAM Amnesty International mengecam tindakan ini, menilai larangan demonstrasi di Taksim sebagai pelanggaran kebebasan berkumpul. Mereka juga mengingatkan bahwa Mahkamah Konstitusi Turki telah memutuskan pada 2023 bahwa pelarangan demo Hari Buruh di Taksim melanggar hak asasi pekerja.
Meski demikian, seperti tahun-tahun sebelumnya, kawasan Taksim tetap dijaga ketat dengan barikade logam dan ribuan aparat keamanan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!