Israel Klaim Tewaskan Tiga Komandan IRGC dan Ilmuwan Nuklir Iran
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 21 Juni 2025 | 21:00 WIB
VISI.NEWS | TEHERAN - Militer Israel mengklaim telah berhasil menewaskan tiga komandan tinggi Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dan seorang ilmuwan nuklir Iran dalam rangkaian serangan yang dilancarkan pada Sabtu (21/6/2025). Serangan ini terjadi di tengah memanasnya konflik yang kini telah memasuki hari kedelapan.
Salah satu tokoh yang dikabarkan tewas adalah Saeed Izadi, Komandan Al Quds IRGC dari divisi yang disebut-sebut memiliki hubungan erat dengan kelompok Hamas. Ia dilaporkan tewas dalam serangan yang menyasar kota Qom, selatan Teheran.
Selain Izadi, Israel juga menyatakan berhasil membunuh Amin Pour, komandan IRGC lainnya, dalam serangan di Khorramabad. Serangan ini juga menewaskan sejumlah perwira dan personel pertahanan udara Iran.
Militer Israel turut mengklaim keberhasilan dalam menarget Isar Tabatabai-Qamsheh, seorang ilmuwan nuklir Iran, dalam serangan drone di Teheran. Ia dan istrinya dilaporkan tewas dua hari lalu saat kediaman mereka dihantam serangan udara. Informasi ini dikutip dari laporan Mehr News Agency yang diteruskan oleh Times of Israel.
Hingga saat ini, pihak Iran belum memberikan konfirmasi resmi atas klaim kematian para tokoh militer dan ilmuwannya.
Serangan terbaru ini menambah daftar panjang korban jiwa akibat konflik bersenjata antara kedua negara yang pecah sejak 13 Juni. Data sementara menunjukkan bahwa lebih dari 600 warga Iran, termasuk perempuan dan anak-anak, telah tewas akibat gempuran Israel. Di sisi lain, serangan balasan Iran ke Israel dilaporkan menewaskan lebih dari 25 orang dan melukai ratusan lainnya.
Israel mengklaim serangan mereka ditujukan untuk menghentikan ambisi nuklir Iran. Namun, klaim tersebut tidak disertai bukti kuat dan bahkan dibantah oleh sebagian laporan intelijen Amerika Serikat. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!