Israel Izinkan Airdrop Bantuan ke Gaza, Di Tengah Kelaparan Massal
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 26 Juli 2025 | 16:30 WIB
VISI.NEWS | GAZA - Pemerintah Israel akan kembali mengizinkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza melalui udara mulai Jumat (25/7/2025). Hal ini disampaikan oleh media militer Israel yang mengutip seorang pejabat militer anonim.
Menurut laporan Jerusalem Post, negara-negara seperti Uni Emirat Arab dan Yordania disebut akan kembali melakukan pengiriman bantuan udara sebagaimana yang pernah dilakukan pada tahun 2024.
Langkah ini diambil menyusul laporan Kementerian Kesehatan Gaza yang mencatat lebih dari 100 kematian akibat kelaparan sejak Israel memperketat blokade pada Maret lalu.
Krisis pangan di Gaza kian memburuk. Data UNICEF menunjukkan lebih dari 5.000 anak menderita malnutrisi akut selama Juli, sementara WHO menyebut mayoritas penduduk Gaza kini mengalami kelaparan massal yang disebut sebagai 'buatan manusia'.
Sementara itu, WFP melaporkan bahwa hampir sepertiga warga Gaza tidak makan selama beberapa hari terakhir. Sekitar 470.000 penduduk diprediksi menghadapi 'bencana kelaparan' pada pertengahan tahun ini.
Meski membuka jalur bantuan, Israel membantah sebagai penyebab langsung dari krisis ini. Juru bicara pemerintah David Mencer menyatakan bahwa kekurangan pasokan bukan akibat blokade Israel, melainkan disebabkan oleh tindakan Hamas yang mengatur distribusi di lapangan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!