Israel Izinkan 9 Truk Bantuan Masuk Gaza Setelah Blokade 3 Bulan
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 19 Mei 2025 | 18:15 WIB
VISI.NEWS | GAZA - Setelah hampir tiga bulan blokade total yang menghentikan pasokan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya, Israel akhirnya membuka sedikit celah. Sebanyak sembilan truk bantuan kemanusiaan diizinkan memasuki Jalur Gaza pada Senin (19/5/2025).
"Sembilan truk yang membawa bantuan kemanusiaan, termasuk makanan bayi, akan memasuki Gaza melalui Israel dalam beberapa jam mendatang," ujar Kepala Kantor Koordinasi Kegiatan Pemerintah di Wilayah (COGAT), Ghassan Alian, yang dikelola militer Israel.
Blokade penuh terhadap Gaza diberlakukan sejak 2 Maret 2025. Laporan dari lembaga internasional menegaskan bahwa sekitar 2,4 juta warga Palestina di wilayah itu kini hidup sepenuhnya tergantung pada bantuan luar. Kelaparan massal dikhawatirkan terjadi jika bantuan terus terhambat.
Langkah Israel mengizinkan masuknya bantuan terbatas ini disebut sebagai upaya "untuk mencegah munculnya krisis kelaparan" yang bisa mengganggu kelanjutan operasi militer bernama Gideon's Chariot. Operasi tersebut, yang kembali dilancarkan akhir pekan lalu, menargetkan wilayah utara dan selatan Gaza.
Namun, niat Israel ini menuai kritik. Bantuan hanya diberikan selama sepekan dan bergantung pada keberadaan pusat distribusi baru yang dikelola kontraktor keamanan Amerika Serikat dan militer Israel. Model distribusi ini dipertanyakan banyak pihak karena dianggap tak memenuhi prinsip netralitas kemanusiaan.
Sementara itu, tekanan terhadap pemerintah Israel kian meningkat, termasuk dari warganya sendiri. Beberapa demonstran di Tel Aviv bahkan menampilkan foto anak-anak Gaza yang menjadi korban konflik, dan menuntut gencatan senjata serta pembebasan sandera. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!