Israel dan Hamas Sepakati Perpanjangan Gencatan Senjata untuk Ramadan dan Paskah
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 2 Maret 2025 | 20:10 WIB
VISI.NEWS | GAZA - Israel telah menyetujui perpanjangan gencatan senjata di Gaza selama bulan Ramadan dan perayaan Paskah Yahudi. Keputusan ini diambil setelah menerima usulan dari Utusan Presiden AS Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff. Pernyataan resmi dari Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Minggu (2/3/2025) mengonfirmasi keputusan tersebut.
"Israel mengadopsi rencana utusan presiden AS, Steve Witkoff, untuk gencatan senjata sementara selama periode Ramadan dan Pesach," bunyinya, dikutip dari AFP.
Menurut laporan AFP, Israel akan mengikuti rencana Witkoff untuk menghentikan sementara operasi militer selama Ramadan, yang diperkirakan berakhir pada akhir Maret, dan Paskah Yahudi yang berlangsung pada pertengahan April.
Sebelumnya, Israel dan Hamas telah menyepakati gencatan senjata dalam beberapa tahap. Fase pertama dimulai pada 19 Januari dan seharusnya berakhir pada 1 Maret. Sementara itu, fase kedua bertujuan untuk membebaskan sandera yang masih berada di Gaza dan menjadi langkah awal menuju penghentian konflik secara permanen.
Dilansir dari Reuters, Kantor Netanyahu menyatakan bahwa perpanjangan ini diajukan sebagai solusi darurat akibat kebuntuan dalam negosiasi antara Israel dan Hamas. Kedua pihak belum menemukan kesepakatan terkait gencatan senjata permanen, sehingga langkah sementara ini diambil untuk mencegah eskalasi lebih lanjut. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!