Israel dan Hamas Sepakat Gencatan Senjata
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 16 Januari 2025 | 08:30 WIB
VISI.NEWS | PALESTINA - Israel dan Hamas telah menyepakati gencatan senjata yang dimediasi oleh Qatar, Amerika Serikat, dan Mesir. Perjanjian tersebut akan dimulai pada Minggu (19/1/2025), hanya beberapa hari sebelum pelantikan Presiden AS terpilih, Donald Trump.
Pada tahap pertama, 33 sandera Israel yang ditahan oleh Hamas di Gaza akan dibebaskan, termasuk perempuan, anak-anak, dan warga sipil yang terluka. Sebagai gantinya, Israel akan membebaskan ratusan hingga ribuan tahanan Palestina.
Gencatan senjata ini dirancang dalam tiga tahap, dengan tahap pertama berlangsung selama 42 hari. Pasukan Israel akan mundur dari daerah padat penduduk di Gaza, sementara zona penyangga tetap dijaga untuk memungkinkan pertukaran tahanan dan pemulangan pengungsi.
Mediator Qatar berharap kesepakatan ini menjadi langkah terakhir menuju perdamaian permanen, meski beberapa ketentuan seperti pertukaran tahap kedua dan penarikan penuh pasukan Israel masih dalam tahap negosiasi. Presiden AS Joe Biden menyebut kesepakatan ini sebagai peluang untuk mengakhiri perang di Gaza secara permanen. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!