Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Israel Buka Opsi Gencatan Senjata, Negosiasi dengan Hamas Berlangsung di Doha

Desi Rossilawati
Senin, 19 Mei 2025 | 22:10 WIB
Bagikan
Israel Buka Opsi Gencatan Senjata, Negosiasi dengan Hamas Berlangsung di Doha
VISI.NEWS | GAZA - Israel mengatakan terbuka terhadap kesepakatan penghentian perang dengan Hamas di tengah gelombang serangan udara yang masih berlangsung di Gaza. Sinyal damai ini muncul setelah hampir tujuh bulan konflik yang telah menewaskan ribuan warga sipil dan memperparah krisis kemanusiaan. Pernyataan ini disampaikan pada Minggu (18/5/2025), di tengah eskalasi serangan dan tekanan dari dalam negeri.

Negosiasi tidak langsung antara kedua pihak kini tengah digelar di Doha, Qatar, difasilitasi oleh mediator internasional, termasuk Amerika Serikat.

Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengonfirmasi bahwa tim negosiasinya sedang mengevaluasi semua kemungkinan untuk mencapai kesepakatan, baik dalam kerangka kerja utusan AS Steve Witkoff maupun sebagai bagian dari penghentian perang secara keseluruhan.

Israel menetapkan syarat utama berupa pembebasan seluruh sandera yang masih ditahan Hamas, pelucutan senjata, serta pembubaran kelompok militan di Gaza.

Meskipun begitu, jurang perbedaan dengan Hamas masih cukup lebar. Hamas menolak menyerahkan senjata, namun tetap menunjukkan kesediaan untuk berunding.

"Pembicaraan di Doha telah dimulai tanpa prasyarat apa pun dari kedua belah pihak," ujar pejabat senior Hamas, Taher al-Nunu.

Sumber yang dekat dengan proses perundingan menyebut Hamas menunjukkan fleksibilitas dalam upaya menemukan titik temu.

Di dalam negeri, tekanan terhadap Netanyahu meningkat seiring dengan gelombang protes yang melibatkan ribuan warga di Tel Aviv. Mereka menuntut pemerintah segera menyetujui kesepakatan pertukaran sandera agar nyawa para tawanan bisa diselamatkan.

Dari 251 orang yang disandera sejak serangan Hamas 7 Oktober lalu, 57 orang masih diyakini berada di Gaza. Tentara Israel menyebut setidaknya 34 di antaranya telah tewas.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.