Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Inggris Pertimbangkan Akui Palestina di PBB

Desi Rossilawati
Jumat, 2 Mei 2025 | 21:45 WIB
Bagikan
Inggris Pertimbangkan Akui Palestina di PBB
VISI.NEWS | INGGRIS - Pemerintah Inggris sedang menjajaki kemungkinan untuk mengakui negara Palestina dalam konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang akan berlangsung pada Juni mendatang. Dalam pernyataannya, Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy menegaskan bahwa langkah tersebut hanya akan diambil jika menjadi bagian dari upaya nyata menuju solusi dua negara bagi konflik Israel-Palestina. Lammy menyampaikan hal ini dalam sidang parlemen di House of Lords, menanggapi inisiatif diplomatik dari Prancis dan Arab Saudi yang akan memimpin konferensi PBB di New York. Ia mengatakan, tidak ingin pengakuan negara Palestina hanya menjadi simbol, melainkan bagian dari proses perdamaian yang konkret. Obrolan tersebut muncul setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa negaranya mempertimbangkan untuk mengakui Palestina pada forum tersebut, sebagai bagian dari dorongan internasional untuk mengakhiri konflik yang kembali memanas sejak perang antara Israel dan Hamas. Lammy juga menyoroti ketimpangan yang terjadi selama puluhan tahun, dengan banyak warga Palestina hidup tanpa negara. Ia menegaskan bahwa hanya solusi dua negara yang dapat memberikan keadilan dan stabilitas jangka panjang di wilayah tersebut. Sementara sejumlah negara Eropa seperti Irlandia, Spanyol, dan Norwegia telah lebih dulu mengakui Palestina, Lammy mengingatkan bahwa pengakuan semacam itu belum membawa perubahan signifikan di lapangan. "Apakah banyak perubahan terjadi di lapangan? Kesimpulan yang menyedihkan adalah tidak, jadi kami selalu mengatakan pengakuan bukanlah tujuan itu sendiri, dua negara adalah tujuan," tegasnya. Pengakuan dari Inggris dan Prancis, dua anggota tetap Dewan Keamanan PBB, jika dilakukan bersamaan, akan menjadi sinyal diplomatik yang kuat dan berpotensi memperkuat posisi Palestina di forum internasional. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.