Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Inflasi April Terkendali, Transportasi Udara Jadi Penekan

Desi Rossilawati
Senin, 4 Mei 2026 | 14:59 WIB
Bagikan
Inflasi April Terkendali, Transportasi Udara Jadi Penekan

Ilustrasi./visi.news/ai.

VISI.NEWS | JAKARTA - Inflasi April 2026 yang tercatat sebesar 0,13 persen menunjukkan tekanan harga yang relatif terkendali, namun struktur penyumbangnya mengungkap dinamika penting dalam perekonomian, khususnya dari sektor transportasi.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono menyampaikan inflasi bulanan pada April 2026 mencapai 0,13 persen (month-to-month/mtm) dengan Kelompok Pengeluaran Transportasi menjadi kontributor terbesar.

Ia menuturkan, kelompok pengeluaran tersebut mengalami inflasi 0,99 persen mtm, sehingga memberikan andil inflasi sebesar 0,12 persen terhadap total inflasi bulanan pada April 2026.

“Komoditi yang dominan mendorong inflasi pada Kelompok Transportasi, yaitu tarif angkutan udara dengan andil inflasi sebesar 0,11 persen serta juga bensin dengan andil inflasi sebesar 0,02 persen,” ujar Ateng Hartono dalam keterangannya dikutip, Senin (4/5/2026).

Kondisi ini mencerminkan sensitivitas sektor transportasi terhadap fluktuasi harga energi, terutama avtur dan bahan bakar nonsubsidi. Kenaikan harga energi global dan distribusinya ke sektor transportasi berdampak langsung pada biaya mobilitas masyarakat dan logistik.

Namun, di tengah tekanan tersebut, terdapat penyeimbang dari sejumlah komoditas yang mengalami deflasi. Penurunan harga daging ayam ras, emas perhiasan, hingga cabai rawit memberikan kontribusi terhadap stabilitas inflasi secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan harga tidak merata di semua sektor.

Menariknya, tarif angkutan antarkota justru mengalami deflasi cukup dalam, yakni 10,01 persen. Fenomena ini menandakan adanya perbedaan dinamika antara transportasi udara dan darat, baik dari sisi permintaan maupun struktur biaya.

Di sektor lain, kelompok makanan dan restoran tetap memberikan kontribusi inflasi, meskipun tidak sebesar transportasi. Komoditas seperti minyak goreng, beras, dan tomat masih menjadi faktor pendorong harga, mencerminkan sensitivitas kebutuhan pokok terhadap perubahan pasar.

Dari sisi komoditas, ia menuturkan sejumlah komoditas yang memberikan andil deflasi bulanan terhadap perekonomian Indonesia pada April 2026 antara lain daging ayam ras dengan andil deflasi sebesar 0,11 persen dan emas perhiasan dengan andil deflasi sebesar 0,09 persen.

“Lalu, cabai rawit serta telur ayam ras dengan andil deflasi masing-masing sebesar 0,06 persen dan juga 0,04 persen,” imbuh Ateng.

Secara keseluruhan, inflasi April yang lebih rendah dibanding Maret menunjukkan adanya perlambatan tekanan harga. Namun, dominasi sektor transportasi sebagai pendorong inflasi menjadi sinyal bahwa stabilitas harga ke depan akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan energi dan biaya distribusi.

Dalam konteks kebijakan, kondisi ini menuntut perhatian pada pengendalian harga energi serta efisiensi sektor transportasi untuk menjaga daya beli masyarakat tetap stabil. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.