Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Indonesia Resmi Bergabung Sebagai Anggota Tetap BRICS: 4 Manfaat Geopolitik bagi RI

Desi Rossilawati
Rabu, 8 Januari 2025 | 21:15 WIB
Bagikan
Indonesia Resmi Bergabung Sebagai Anggota Tetap BRICS: 4 Manfaat Geopolitik bagi RI
VISI.NEWS | JAKARTA - Brasil mengumumkan bahwa Indonesia telah resmi menjadi anggota penuh BRICS, forum ekonomi yang didirikan oleh Rusia dan China pada Senin (6/1/2025). Pengumuman ini menegaskan bahwa pada 2023, semua negara anggota BRICS telah sepakat untuk mengangkat Indonesia sebagai anggota tetap. Menanggapi perkembangan ini, Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan bahwa keanggotaan penuh tersebut akan memperkuat peran Indonesia dalam isu-isu global. Keanggotaan Indonesia dalam BRICS memberikan berbagai keuntungan, terutama dari sudut pandang geopolitik. Berikut adalah beberapa keuntungan yang dapat diperoleh Indonesia:
  1. Peluang Kerja Sama Lebih Luas Pengamat hubungan internasional, Sya'roni Rofii, menjelaskan bahwa Indonesia kini memiliki peluang lebih besar untuk bekerja sama dengan berbagai kawasan dunia. Dengan doktrin politik luar negeri bebas-aktif, Indonesia memiliki ruang lebih luas untuk mempererat hubungan dengan negara-negara anggota BRICS, yang merupakan kekuatan ekonomi terbesar kedua setelah G7. Selain itu, dua anggota BRICS, Rusia dan China, juga merupakan anggota Dewan Keamanan PBB, memberikan Indonesia kesempatan untuk terlibat dalam keputusan politik global yang lebih besar.
  2. Perjuangan untuk Kemerdekaan Palestina Sya'roni juga melihat BRICS sebagai platform strategis untuk memperjuangkan isu-isu internasional yang penting bagi Indonesia, terutama kemerdekaan Palestina. Dengan semangat Global South, BRICS dapat berfungsi sebagai penggerak utama diplomasi dan kerjasama internasional di PBB untuk memperjuangkan keadilan global, termasuk isu Palestina. Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Lestari Priansari Marsudi, juga menegaskan bahwa BRICS adalah forum multilateral inklusif yang memiliki visi yang sejalan dengan Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
  3. Menjaga Keseimbangan dalam Rivalitas AS-China Pengamat geopolitik dari Universitas Indonesia, Yon Machmudi, menilai bahwa bergabung dengan BRICS membantu Indonesia untuk menjaga keseimbangan di tengah rivalitas antara Amerika Serikat dan China. Indonesia telah berhasil membangun hubungan yang baik dengan kedua negara besar tersebut, dan keanggotaan di BRICS memungkinkan Indonesia untuk memperkuat posisinya tanpa terjebak dalam konfrontasi dengan salah satu pihak.
  4. Menghidupkan Semangat Solidaritas KAA Yon juga menilai bahwa Indonesia kembali mengusung semangat solidaritas negara-negara Selatan yang pernah digagas melalui Konferensi Asia-Afrika (KAA). Keanggotaan Indonesia di BRICS mengingatkan pada prinsip dasar dari Gerakan Non-Blok (GNB) yang menekankan pentingnya kerja sama ekonomi dan budaya antar negara-negara berkembang. Hal ini memberikan Indonesia peran strategis dalam membangun kerja sama global yang lebih adil dan berimbang.
Dengan bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS, negara ini semakin memperkuat posisi geopolitiknya di kancah internasional, membuka peluang untuk lebih aktif dalam diplomasi global. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.