Indonesia Resmi Bergabung dengan BRICS, China Menyambut Baik
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 7 Januari 2025 | 20:40 WIB
VISI.NEWS | CHINA - Indonesia secara resmi menjadi anggota penuh BRICS, blok ekonomi berkembang yang berperan sebagai penyeimbang negara-negara Barat. Keputusan ini diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Brasil pada 7 Januari 2025, yang menyatakan bahwa Indonesia bersama dengan anggota lainnya berkomitmen untuk mereformasi lembaga tata kelola global dan berkontribusi positif terhadap kerja sama di negara-negara berkembang. Bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS disetujui dalam pertemuan puncak pada 2023 di Johannesburg.
Menanggapi keanggotaan Indonesia, Pemerintah China menyambut baik keputusan tersebut. Dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri China, Indonesia yang merupakan negara berkembang utama dan kekuatan penting di Dunia Selatan, sangat dihargai atas semangat BRICS dan keterlibatannya dalam kerja sama "BRICS Plus". China percaya bahwa Indonesia akan memberikan kontribusi aktif dalam pengembangan BRICS.
"Masuknya Indonesia secara resmi ke dalam BRICS melayani kepentingan bersama negara-negara BRICS dan Dunia Selatan, dan kami percaya bahwa Indonesia akan memberikan kontribusi aktif bagi pengembangan BRICS," ungkap pernyataan Jubir Kemenlu China.
China menekankan bahwa BRICS merupakan platform utama untuk mempromosikan solidaritas dan kerja sama Dunia Selatan, serta mendukung reformasi sistem tata kelola global. Negara-negara BRICS terus berkomitmen pada prinsip multilateralisme, keadilan, kesetaraan, dan pembangunan bersama. China juga menegaskan kesiapan untuk bekerja sama dengan Indonesia dan anggota BRICS lainnya untuk membangun kemitraan yang lebih komprehensif, lebih erat, praktis, dan inklusif.
"China siap bekerja sama dengan Indonesia dan negara anggota BRICS lainnya untuk bersama-sama membangun kemitraan yang lebih komprehensif, lebih erat, lebih praktis dan lebih inklusif," kata pernyataan itu.
Keputusan Indonesia bergabung dengan BRICS ini juga mengikuti tren kebangkitan kolektif Dunia Selatan, yang semakin mendorong perubahan dalam struktur ekonomi dan politik global. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!