IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Indonesia Luncurkan Inisiatif Baru untuk Mendukung Ekonomi Laut Berkelanjutan Dalam World Economic Forum

ED
Senin, 14 November 2022 | 17:52 WIB
Bagikan
Indonesia Luncurkan Inisiatif Baru untuk Mendukung Ekonomi Laut Berkelanjutan Dalam World Economic Forum
  • Ocean 20 menyatukan sektor publik dan para pemimpin industri untuk mendorong aksi positif dan perubahan untuk menjaga kesehatan laut dan keberlanjutan ekonomi biru.
  • Inisiatif ini mendukung pendekatan terpadu dan menyeluruh dalam pengelolaan laut untuk menghentikan kesehatan laut yang menurun saat ini dan mengembalikan ke kondisi semula. O20 saat ini sedang diusulkan sebagai Engagement Group resmi G20 untuk membentuk rekomendasi kebijakan bagi para pemimpin G20.

VISI.NEWS | BALI  – Pemerintah Indonesia bersama dengan World Economic Forum, hari ini meluncurkan Ocean 20 (O20), sebuah inisiatif sektor publik-swasta yang inovatif untuk memastikan keberlanjutan ekonomi kelautan dalam jangka panjang. Dimulai di Bali selama serangkaian dialog high-level menjelang G20 Heads of State and Government Summit, O20 diusulkan sebagai Engagement Group resmi G20. Indonesia saat ini memegang Presidensi G20 sebelum menyerahkannya ke India pada 1 Desember 2022. Karena G20 mewakili 45% dari garis pantai di dunia, 80% emisi karbon global, dan 75% perdagangan global, pemulihan nilai laut dan memastikan keberlanjutan ekonomi kelautan jangka panjang, menjadikan hal ini sebagai peluang penting untuk menyampaikan banyak isu prioritas seperti yang ditetapkan dalam agenda G20, termasuk merangsang pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, dan inovasi. Sebuah studi baru dari Forum Ekonomi Dunia berjudul What Ocean Sustainability Means for Business – diterbitkan melalui kerja sama dengan Boston Consulting Group – studi ini menyoroti perubahan positif dan pertumbuhan yang mungkin terjadi dalam industri dengan dukungan G20 dalam mempercepat keberlanjutan laut. Hal ini juga mencatat tantangan yang dihadapi dan meninjau area industri yang dapat memberikan kontribusi transformatif untuk kesehatan laut, yang pada akhirnya dapat memberi umpan balik pada kelangsungan hidup dan kemakmuran jangka panjang. "Untuk lautan yang kian membaik, dapat memberikan manfaat bagi semua orang dan juga memperkuat perannya dalam melindungi kita dari dampak terburuk krisis iklim, kita membutuhkan semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengatasi tantangan terbesar yang dihadapi lautan saat ini," kata Klaus Schwab, Pendiri dan Ketua Eksekutif World Economic Forum. Salah satu tantangan utama yang terungkap dalam studi ini adalah bahwa tata kelola yang tidak efektif merupakan hambatan bagi kemajuan keberlanjutan ekonomi laut. Diakui bahwa mengatasi tantangan ini sangat membutuhkan pendekatan terpadu dan menyeluruh untuk pengelolaan laut guna menghentikan dan mengatasi penurunan kesehatan laut saat ini. Ocean 20 dibentuk untuk membantu sesama dan menjembatani perbedaan yang ada. "Melalui Ocean 20, kami mengagendakan untuk menyatukan pemerintah G20, industri, dan pemangku kepentingan lainnya untuk berkomitmen dan mengambil tindakan untuk laut yang sehat," tambah Schwab. "Indonesia dengan bangga memprakarsai Ocean 20. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk melindungi lautan dan membangun ekonomi laut yang berkelanjutan. Kami mengundang semua pemimpin G20 untuk berkontribusi secara aktif dalam upaya penting ini, termasuk dengan mengalokasikan sarana dan sumber daya yang diperlukan. Mari kita berkolaborasi untuk melestarikan bumi dan lautan yang sehat untuk generasi selanjutnya", kata Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia. O20 akan melibatkan para pemimpin dalam kelompok kerja khusus untuk menggerakkan ambisi menjadi komitmen melalui tindakan untuk kesehatan laut. Aksi ini akan melanjutkan fokus pada bidang-bidang utama untuk pertumbuhan ekonomi laut yang berkelanjutan, dari blue carbon dan pangan air hingga pembiayaan cepat terhadap kesehatan laut, serta mengatasi masalah polusi plastik, perubahan iklim dan membuka peluang terhadap transisi energi.@kiki

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.