IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Indonesia Kembali Berikan Bantuan Kemanusiaan kepada Vanuatu

Desi Rossilawati
Sabtu, 28 Desember 2024 | 09:30 WIB
Bagikan
Indonesia Kembali Berikan Bantuan Kemanusiaan kepada Vanuatu

VISI.NEWS | JAKARTA - Pemerintah RI mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Vanuatu. Guna membantu negara ini menangani bencana gempa bumi yang terjadi pada (17/12/2024) lalu.

Diketahui, gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,3 melanda Vanuatu.

Gempa yang terjadi di sekitar ibukota Port Vila ini telah menyebabkan 14 korban jiwa meninggal dunia, dan 200 orang terluka dan sekitar 950 orang terpaksa mengungsi. Gempa juga telah menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan dan infrastruktur publik serta gangguan pasokan air bersih, listrik, telepon dan akses internet.

Dikutip melalui siaran pers yang diterima, Sabtu (28/12/2024), pemberian bantuan dilaksanakan oleh Kementerian Luar Negeri melalui kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kemenko PMK, Kementerian Kesehatan dan instansi lainnya, termasuk KBRI Canberra selaku Perwakilan RI yang juga terakreditasi ke Vanuatu

Pelepasan bantuan telah dilaksanakan di Bandara Halim Perdanakusuma pada hari Jumat (27/12/2024) yang dipimpin oleh Menko PMK Pratikno dengan dihadiri oleh Menlu RI Sugiono, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan pejabat terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Menko PMK Pratikno menegaskan pemerintah bakal memberikan perhatian kepada negara sahabat yang membutuhkan bantuan di samping terus mengupayakan penanganan bencana di dalam negeri. Hal tersebut, kata dia, sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Bantuan Pemerintah RI dijadwalkan tiba pada (28/12/2024) di Port Vila dan diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Vanuatu oleh Kepala BNPB. Bantuan yang diberikan meliputi penugasan tenaga medis darurat (emergency medical team), alat-alat kesehatan dan obat-obatan serta logistik kebutuhan dasar lainnya.

Indonesia sebelumnya tercatat pernah memberikan bantuan serupa kepada Vanuatu pada tahun 2015 dan 2023 untuk menanggulangi bencana angin ribut.

Pemberian bantuan kemanusiaan menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat peran sebagai mitra pembangunan yang dapat diandalkan (realiable partner) di kawasan Pasifik yang diharapkan dapat mendukung ketahanan kawasan terhadap bencana.

Langkah Pemerintah Indonesia ini selaras dengan visi negara-negara di kawasan sebagaimana termuat dalam 2050 Strategy for the Blue Pacific Continent yang menjadi panduan seluruh anggota Pacific Islands Forum.

Diketahui, gempa yang terjadi di sekitar ibukota Port Vila ini telah menyebabkan 14 orang dilaporkan meninggal dunia usai gempa M 7,3 mengguncang Vanuatu pada Selasa (17/12/2024) waktu setempat dan 200 orang terluka dan sekitar 950 orang terpaksa mengungsi.

Dilansir AFP, Rabu (18/12/2024), korban tewas ini termasuk empat orang di rumah sakit di Ibu Kota Port Vila.

Enam orang lainnya meninggal karena tertimbun tanah longsor akibat gempa. Kemudian, empat orang lainnya lagi meninggal karena tertimpa bangunan runtuh.

Gempa juga telah menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan dan infrastruktur publik serta gangguan pasokan air bersih, listrik, telepon dan akses internet. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.