Indonesia Kecam Serangan Udara Israel ke Iran
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 13 Juni 2025 | 16:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyatakan kecaman keras terhadap serangan udara yang dilakukan Israel ke wilayah Iran pada Jumat (13/6/2025) dini hari.
Melalui pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menilai tindakan Israel sebagai pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip hukum internasional yang berpotensi memperluas konflik di kawasan Timur Tengah dan mengancam stabilitas global.
"Indonesia mengecam keras serangan Israel terhadap Iran. Tindakan yang melanggar hukum ini merusak fondasi utama hukum internasional," demikian pernyataan resmi Kemlu RI yang dirilis melalui platform X, Jumat (13/6/2025).
Serangan tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara sejak awal 2024, yang ditandai oleh aksi saling serang menggunakan rudal dan drone. Situasi kian memanas setelah Iran sebelumnya meluncurkan lebih dari 100 drone ke wilayah Israel sebagai bentuk balasan atas serangan-serangan sebelumnya.
Kemlu RI memperingatkan bahwa tindakan sepihak Israel bisa memicu eskalasi konflik yang lebih besar, mengingat keterlibatan negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Rusia dalam dinamika geopolitik kawasan.
"Serangan ini berisiko memperburuk ketegangan regional yang sudah ada dan berpotensi memicu konflik yang lebih luas," ungkap Kemlu.
Indonesia juga mendesak seluruh pihak untuk menahan diri secara maksimal dan kembali mengedepankan solusi diplomatik. Pemerintah menegaskan pentingnya penyelesaian damai sesuai dengan norma-norma hukum internasional.
"Indonesia menegaskan kembali kewajiban setiap negara untuk menyelesaikan perbedaan melalui cara damai sesuai hukum internasional." tegas Kemlu RI.
Rivalitas Iran dan Israel sendiri telah berlangsung selama lebih dari empat dekade, terutama sejak Revolusi Islam Iran tahun 1979. Israel memandang program nuklir Iran sebagai ancaman eksistensial, sementara Iran menolak keberadaan Israel sebagai negara sah, menyebutnya sebagai “entitas Zionis”.
Ketegangan bilateral semakin memburuk pada 2024, ketika Israel melancarkan serangan terbuka ke fasilitas strategis milik Iran. Iran membalas dengan serangan rudal dan drone, yang menandai pergeseran dari perang bayangan menuju konfrontasi langsung di kawasan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!