IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

IHSG Menguat di Tengah Tekanan Bursa Global

Desi Rossilawati
Kamis, 23 Oktober 2025 | 10:05 WIB
Bagikan
IHSG Menguat di Tengah Tekanan Bursa Global

VISI.NEWS | BANDUNG - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (23/10/2025) pagi bergerak menguat di tengah pelemahan mayoritas bursa saham kawasan dan global.

IHSG dibuka menguat 53,79 poin atau 0,66 persen ke posisi 8.206.34. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,50 poin atau 0,68 persen ke posisi 811,80.

"IHSG berpotensi kembali rebound hari ini,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Dari dalam negeri, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 21-22 Oktober 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75 persen (deposit facility 3,75 persen, lending facility 5,50 persen).

BI akan terus mencermati efektivitas transmisi kebijakan moneter longgar yang telah ditempuh, prospek pertumbuhan ekonomi dan inflasi, serta stabilitas nilai tukar Rupiah dalam memanfaatkan ruang penurunan suku bunga BI-Rate.

Selain itu, BI melaporkan kredit perbankan tumbuh 7,70 persen year on year (yoy) pada September 2025, sedikit lebih tinggi dari 7,56 persen pada Agustus, terutama didorong oleh kredit investasi yang naik 15,18 persen (yoy), dan kredit modal kerja dan konsumsi masing-masing meningkat 3,37 persen (yoy) dan 7,42 persen (yoy).

Dari mancanegara, terdapat kekhawatiran baru terkait hubungan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, ditambah laporan kinerja keuangan yang mengecewakan dari sejumlah raksasa teknologi, membuat investor melakukan aksi jual.

Tekanan jual semakin kuat setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengonfirmasi bahwa Gedung Putih tengah mempertimbangkan pembatasan ekspor perangkat lunak buatan AS ke China.

Langkah itu mengikuti pernyataan Presiden AS Donald Trump dua pekan lalu, yang menegaskan bahwa AS akan menerapkan pembatasan ekspor terhadap ‘seluruh perangkat lunak penting’ mulai 1 November 2025.

Pada perdagangan Rabu (22/10), bursa saham Eropa ditutup mayoritas melemah, diantaranya Euro Stoxx 50 melemah 0,80 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,93 persen, indeks DAX Jerman melemah 0,74 persen, serta indeks CAC Prancis melemah 0,63 persen.

Bursa saham AS di Wall Street juga ditutup kompak melemah pada perdagangan Rabu (22/10), diantaranya Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,71 persen ditutup di level 46.590,60, indeks S&P 500 melemah 0,53 persen ke level 6.699,51, indeks Nasdaq Composite melemah 0,99 persen dan ditutup di level 24.879,75.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 635,79 poin atau 1,31 persen ke 48.664,80, indeks Shanghai melemah 34,22 poin atau 0,87 persen ke 3.879,25, indeks Hang Seng melemah 101,77 poin atau 0,41 persen ke 25.676,50, dan indeks Strait Times menguat 4,57 poin atau 0,10 persen ke 4.980,07. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.